BANTENRAYA.COM – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN SMH Banten, Dedi Sunardi, melantik 12 Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) periode 2026.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Serbaguna Lantai 3 Kampus UIN SMH Banten. Acara tersebut turut disaksikan oleh Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan beserta jajaran, Tim Pembinaan Kegiatan Mahasiswa (TPKM).
Dalam amanatnya, Dedi Sunardi menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar seremonial rutin, melainkan pintu gerbang tanggung jawab besar bagi para mahasiswa terpilih.
Dirinya menekankan pentingnya peran ketua organisasi, sebagai figur teladan bagi seluruh mahasiswa lainnya.
BACA JUGA: Makin Seru! Spoiler Drama Phantom Lawyer Episode 2 Sub Indo: I Rang Datangi Tempat Mafia
“Kita berkumpul di tempat yang penuh keberkahan ini untuk mengukuhkan pengurus UKM dan UKK. Perlu disadari bersama bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial belaka. Ini adalah gerbang utama bagi saudara semua untuk memikul tanggung jawab besar dalam mengelola organisasi,” katanya, kemarin.
Menurutnya, mahasiswa tidak boleh hanya pandai berorasi, tetapi juga harus mampu menjadi contoh dan figur teladan. Kedepankanlah akhlak, karena akhlak adalah ujung tombak dalam mengukur kesuksesan berorganisasi.
Lebih lanjut, Wakil Rektor III menyampaikan, tiga pesan fundamental bagi para pengurus baru. Poin pertama yang ditekankan adalah penguatan moderasi beragama sebagai identitas mahasiswa di bawah naungan Kementerian Agama.
BACA JUGA: Sinopsis In Your Radiant Season Episode 7 Sub Indo: Nana Atelier Sambut Kedatangan Sunwoo
Para pengurus diminta untuk menciptakan wajah organisasi yang inklusif dan merangkul semua kalangan tanpa memandang perbedaan latar belakang organisasi eksternal maupun daerah.
“Kembangkanlah moderasi beragama agar mahasiswa mampu menciptakan wajah-wajah yang ramah dan inklusif yang bisa diterima oleh semua kalangan. Perkecil atau hilangkan pengkotak-kotakan, baik itu kotak pemahaman maupun organisasi eksternal. Saat saudara menjadi pengurus UKM atau UKK, maka saudara adalah milik seluruh anggota dari berbagai latar belakang yang berbeda,” ujarnya.
Pesan kedua berkaitan dengan keseimbangan antara organisasi dan akademisi, dimana Dedi mengingatkan agar kesibukan mengelola unit kegiatan, tidak menjadi alasan terbengkalainya perkuliahan.
BACA JUGA: Premier League Arsenal vs Everton, Ujian Konsisten The Gunners Sebagai Pemuncak Klasemen
“Jaga keseimbangan antara tanggung jawab organisasi dan amanat orang tua untuk menyelesaikan studi tepat waktu,” ujarnya.
Pada poin ketiga, Dedi menyoroti pentingnya inovasi dalam berorganisasi di tengah menurunnya minat mahasiswa untuk bergabung dalam lembaga kemahasiswaan secara global.
Dirinya meminta pengurus untuk menciptakan program kerja yang relevan dengan kebutuhan dasar mahasiswa saat ini agar organisasi tetap menarik dan memiliki daya tawar tinggi.
Tabel 12 Ketua UKM UIN SMH Banten:
1. Desta Asditia Utami Ketua Umum UKM PRIMA
2. Kaka Muazin Azaini Ketua Umum UKM Formasi
3. Hidayatul Ahyar Ketua Umum UKK PRAMUKA
4. Muhammad Fatah Ketua Umum UKK KSR
5. Ahmad Taqiyuddin Anwari Ketua Umum UKM SiGMA
6. Rania Malika Putri Ketua Umum UKM Tapak Suci
7. Muhammad Rizky Tiar Ketua Umum UKM UPTQ
8. Muhammad Putra Al Rasyd Ketua Umum UKM LDK
9. Muhamad Aulia Fahmi Ketua Umum UKM BAHASA
10. Rian Akmal Husna Ketua Umum UKM KOPMA
11. Muhammad Firmansyah Ketua Umum UKM GESBICA
12. Riyan Maulana Ketua Umum UKK MENWA



















