BANTENRAYA.COM – Kita tidak asing lagi dengan konsep makan yang konon datangnya dari Rasulullah Muhammad SAW yakni makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.
Pola atau konsep makan seperti di atas menurut dr Zaidul Akbar bukan konsep Rasulullah Muhammad SAW.
Baca Juga: Cek Lahan Lokasi Formula E, Giring Terperosok di Kubangan Lumpur
Dikatakan dokter yang juga penceramah di kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official yang diunggah pada 5 Januari 2022, konsep makan yang benar dan diajarkan Rasulullah Muhammad SAW adalah sepertiga, sepertiga, sepertiga.
“Makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang itu bukan kata Nabi Muhammad karena Nabi Muhammad mengajarkan kepada umatnya makan sepertiga, sepertiga, dan sepertiga,” kata dr Zaidul Akbar.
Baca Juga: Demi Pertahankan Gelar Juara Piala AFF U-23, Masa Karantina Pemain Bakal Dipangkas
Konsep makan ala Rasulullah ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad At-Tirmidzi An-Nasai dan Ibnu Majah.
Dalam hadist ini disbutkan jika Rasulullah menerapkan porsi makan sepertiga untuk udara, sepertiga makanan dan sepertiga air.
“Jadi kita makan bukan untuk kenyang tapi makan untuk memberikan hak tubuh,” jelas dr Zaidul Akbar.
Lantas berapa banyak atau bagaimana takaran makan yang baik itu?
Baca Juga: Lirik Lagu Abcdefu dari Gayle yang Sedang Viral di Tiktok
Disebutkan dr Zaidul Akbar, yang tahu porsi makan itu kita sendiri.
“Itu tergantung pada diri kita sendiri namun dasar daya ukurannya adalah Iman,” terang dr Zaidul Akbar.
Sekali lagi dr Zaidul Akbar menandaskan bahwa Anda tidak perlu mengurangi makan tapi makanlah yag benar dan sehat. ***
















