BANTENRAYA.COM – Kelompok 71 Kuliah Kerja Mahasiswa atau KKM Universitas Bina Bangsa atau Uniba melakukan kunjungan ke usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM kerajinan tangan, yang berada di Desa Cibuah, Kabupaten Lebak.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi lokal dan memahami tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM.
Melalui kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya mendukung produk lokal.
“Dalam era globalisasi, banyak produk asing yang mendominasi pasar, sehingga penting bagi generasi muda untuk menghargai dan mempromosikan kerajinan tangan lokal, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” jelas Rika Kartika Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 71 Desa Cibuah.
Baca Juga: Daftar Drakor yang Tayang Bulan Agustus 2024, dari Love Next Door hingga No Gain No Love
Pendidikan kewirausahaan dan manajemen semakin menekankan pentingnya pengalaman lapangan dan aplikasi praktis dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pengusaha masa depan.
Kunjungan ke UMKM merupakan program kerja atau Proker untuk memberikan wawasan langsung kepada mahasiswa mengenai proses produksi dari kerajinan tangan anyaman bambu.
“Alhamdulillah dalam kunjungan ini kami disambut hangat oleh pengrajin yang telah lama berkecimpung dalam industri anyaman. Kami berbincang tentang proses pembuatan produk anyaman mulai dari pemilihan bahan baku, teknik anyaman, hingga pemasaran produk,” ujar Dedi Budiman, penanggungjawab program kerja UMKM kelompok 71 KKM Uniba.
Produk yang dihasilkan dari UMKM ini diantaranya berupa peci dari bambu, anyaman bambu, dan ukiran hiasan yang terbuat dari jamur hutan.
Baca Juga: Banten Alami Deflasi Tiga Bulan Berturut-turut, Capai 0,24 Persen Per Juli 2024
Selama kunjungan, mahasiswa juga melakukan diskusi dengan para pengrajin mengenai tantangan yang mereka hadapi, seperti keterbatasan akses pasar dan bahan baku.
UMKM ini dipilih karena kontribusinya yang signifikan dalam melestarikan budaya lokal sambil menciptakan nilai tambah ekonomi bagi komunitas setempat.
Selain itu, mereka juga memiliki potensi untuk melakukan ekspansi pasar baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Kunjungan mahasiswa KKM ke UMKM kerajinan tangan tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara akademisi dengan dunia bisnis lokal.
Baca Juga: Inilah Daftar Nama-nama Anggota DPRD Pandeglang Terpilih Periode 2024-2029
Ini adalah langkah konkret dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pengusaha yang berdaya saing tinggi serta mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal.***
















