BANTENRAYA.COM – Tentara Hamas atau Al-Qassam belum lama ini mengomentari tentang karakter para tentara IDF (Israel Defence Force), dan komentar mereka tentang tentara lawan sangat penuh dengan keheranan.
Sebagai tambahan informasi, Hamas adalah sayap militer yang didirikan pada tahun 1986 untuk membebaskan Palestina dari Israel, dan diduga memiliki persentaan terlengkap.
Namun, dilihat dari bom fosfor dan besarnya donasi Amerika untuk mendukung pertahanan Israel, tentunya IDF memiliki amunisi yang tidak kalah lengkap dari yang dimiliki tentara Hamas.
Baca Juga: Klaim Sekarang! Kode Redeem FF 18 November 2023, Gratis Hadiah Puluhan Diamond dan Skin
Sayangnya kekuatan donasi dan kekuatan amunisi tampaknya belum mempengaruhi kekuatan mental yang dimiliki oleh para tentara IDF.
Hal tersebut dapat dikonfirmasi dari rekaman komentar tentara Hamas yang dilansir bantenraya.com dari salah satu video unggahan akun media sosial X @meowsandry pada Kamis (16 November 2023).
Dalam unggahan tersebut, @meowsandry memberi caption kalau dia mendapat video tersebut dari Telegram dan dia tidak tahan untuk menerjemahkan komentar yang diungkapkan oleh Hamas tersebut dikarenakan menurutnya sangat lucu.
Baca Juga: Leon Dozan Langsung Ciut saat Dilaporkan ke Polisi: Pak Kapolri Saya Minta Maaf, Saya Menyesal
Isi Rekaman Video
Potongan rekaman tersebut berdurasi 43 detik dan menunjukkan percakapan seorang jurnalis dengan 2 tentara Hamas tentang tentara IDF disertai subtitle berbahasa Inggris.
“Saat kami berseteru dengan IDF. Bahkan kata ‘berseteru’ saja salah untuk menjelaskannya. Tidak ada perseteruan dalam situasi tersebut. Tidak ada tembakan dari pihak mereka,” kata seorang tentara Hamas.
“Apa menurutmu ini salah satu hasil dari ‘elemen kejutan’?” tanya pewawancara yang menebak kalau tentara IDF tersebut kabur karena kedatangan Al-Qassam yang tiba-tiba.
“Iya ada elemen kejutan, tapi senjata mereka dekat dengan mereka. Mereka harusnya membalas tembakan kami, tapi tidak ada tembakan dari mereka,” jawabnya.
Dia juga melanjutkan kalau rekannya yang jelas-jelas sudah terlihat oleh tentara IDF, tapi dia malah tetap melarikan diri.
Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Rinoa Aurora oleh Leon Dozan Dilimpahkan ke Polres Jakpus
“Buktinya adalah saudara kami, Abu Hamza. Tentara IDF melihatnya, dia bahkan tidak melakukan apa-apa dan malah kabur saja,” tambahnya.
Kemudian tentara Hamas lainnya juga menjelaskan kalau misi yang diikutinya benar-benar di luar ekspektasi.
“Saat aku mulai misi ini, saya memiliki ekspektasi tinggi terhadap IDF. Tapi kenyataannya di luar ekspektasi saya. Mereka bahkan tidak layak dapat latihan berat yang saya jalani,” jelas tentara Al-Qassam tersebut.
Video tersebut mendapat hampir 10 ribu repost dan lebih dari 500 komentar dari warganet di seluruh dunia.
“Sepertinya IDF benar-benar tidak tahu bagaimana cara melawan orang-orang yang juga punya senjata,” komentar @rowanzc.
Sementara itu @Partisangirl mengomentari tentara Al-Qassam tersebut dengan berkata, “Dia sangat kesal harus latihan sangat berat cuma untuk menemukan kalau IDF payah.”
Baca Juga: Bakal Ada Season 2, The Escape Of The Seven Kapan Tayang dan Berapa Episode? Simak Jadwal Tayangnya
Kapan Rekaman Ini Terjadi?
Akun @Greschinov juga ikut berkomentar ketika merepost video tersebut, “Tentara Israel ini maunya apa sebenarnya? Ada warga sipil dibom. Pas ketemu Hamas beneran, malah kabur.”
Sayangnya, pengunggah potongan rekaman bersubtitle bahasa Inggris tersebut telah mengonfirmasi di kolom komentar kalau rekaman dari jurnalis Al Jazeera tersebut tidak terjadi baru-baru ini.
“(Rekaman tersebut) dari 8 tahun yang lalu haha, meski masih terjadi di hari ini,” kata @meowsandry. Dia juga memberikan
link rekaman penuh berdurasi 47 menitan dari kanal YouTube AlJazeera Arabic.
Selain itu, nama wartawan yang meliput berita di video tersebut diketahui adalah Wael Al-Dahdouh. Dia merupakan salah satu koresponden senior di Al Jazeera.
Wael juga merupakan jurnalis yang belakangan ini namanya terkenal di tengah panasnya konflik yang terjadi di Gaza.
Hal ini dikarenakan karena Wael diketahui kehilangan keluarganya setelah serangan udara dari IDF pada Rabu (25 Oktober 2023).
Dan anggota keluarganya yang meninggal dari serangan udara tersebut adalah istrinya, putranya, putrinya, cucunya dan sekitar 8 anggota keluarganya yang lain.* * *

















