BANTENRAYA.COM – Lagu Gala Bunga Matahari yang diciptakan oleh Sal Priadi saat ini menjadi trending nomor satu di YouTube musik.
Lagu Gala Bunga Matahari sudah ditonton sebanyak 3 juta penonton, sejak rilisnya video tersebut pada Jumat, 9 Agustus 2024.
Di mana video musik lagu Gala Bunga Matahari itu menampilkan Gempita Nora Marten dan Landung Simatupang.
Video itu sukses membuat penikmat lagu Gala Bunga Matahari semakin bersedih. Lagu tersebut diambil dari album Sal Priadi berjudul Markers and Such Pens Flashdisks.
Diketahui, lagu Gala Bunga Matahari sudah rilis sejak 14 Juni 2024 dan menjadi viral di sosial media terutama Tik Tok.
Lagu ini langsung mendapat apresiasi dari para penikmat dan banyak yang merasa terwakili perasaannya melalui liriknya.
Video terbaru ini kehadiran Gempi dalam video klik Sal Priadi ini juga menjadi perhatian penonton.
Makna lagu yang berisi tentang rasa rindu dan harapan seseorang untuk bertemu kembali dengan orang tersangka yang sudah tiada.
Lirik Lagu Gala Bunga Matahari karya Sal Priadi:
Baca Juga: 5 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak yang Seru, Dari Mengasah Motorik hingga Melatih Kekompakan
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru
Adakah sungai-sungai itu benar-benar
Dilintasi dengan air susu?
Juga badanmu tak sakit-sakit lagi
Kau dan orang-orang di sana muda lagi
Semua pertanyaan, temukan jawaban
Hati yang gembira, sering kau tertawa
Benarkah orang bilang
Ia memang suka bercanda?
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Kan kuceritakan padamu
Bagaimana hidupku tanpamu
Baca Juga: Rekomendasi Jajanan Murah di Stadion Maulana Yusuf, Punya Uang 15 Ribu Bisa dapet Makanan Lezat
Kangennya masih ada di setiap waktu
Kadang aku menangis bila aku perlu
Tapi aku sekarang sudah lebih lucu
Jadilah menyenangkan sperti katamu
Jalani hidup dengan penuh sukacita
Dan percaya kau ada di hatiku s’lamanya, oh-oh
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak sekarang
Janji kita pasti
kan bertemu lagi.***



















