BANTENRAYA.COM – Indrodjojo Kusumonegoro atau yang dikenal Indro Warkop DKI angkat bicara soal kemunculan tiga pemuda yang bernaung dalam grup Warkopi.
Ketiga pemuda itu terdiri Alfin Dwi Krisnandi yang dinilai mirip Indro, Alfred, dan Sepriadi Chaniago mirip Kasino dan Dono.
Kemunculan ketiga pemuda ini, menuai pro kontra dan ramai diperbincangkan di jagat maya.
Baca Juga: Nih Bunda, Resep Memasak Ikan Sarden Agar Lebih Enak
Indro Warkop tak permasalahkan kemiripan ketiga pemuda tersebut dengan personel Warkop DKI.
Namun, pengakuan Indro Warkop yang menjadi permasalahanya adalah soal mereka menduplikat brand grup Warkop DKI.
Bahkan, grup Warkopi yang telah wara-wari di panggung tanah air tidak meminta izin kepada grup pelawak legendaris tanah air yang beranggotakan Dono, Kasino, dan Indro tersebut.
Baca Juga: Mandi di Sungai Bedeng , Bocah SD Warga Kota Serang Tewas Tenggelam
“Brand Warkop DKI telah didaftarkan kepada HAKI (Hak atas Kekayaan Intelektual). Sehingga tidak bisa sembarangan orang memakai merek tersebut, apalagi tanpa meminta izin dengan lembaga terkait,” kata Indro Warkop di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis 30 September 2021.
Pihak Warkopi, grup yang mirip dengan Warkop DKI mengklaim telah meminta izin kepada manajemen Warkop DKI terkait kehadiran mereka di panggung hiburan Tanah Air.
Namun, pernyataan ini dibantah keras Indro Warkop.
Baca Juga: Tim Korsup KPK dan Gubernur Banten Tinjau Sport Center, Wah Ada Apa Ya?
Indro mengatakan, pihak Warkopi sebenarnya telah menghubunginya lewat sang anak.
Kala itu salah satu personel Warkopi yang mirip dengannya mengirimkan email kepada Wakop DKI.
Mereka lalu diarahkan ke manajemen dan sempat ada pembahasan untuk tidak menggunakan brand Warkop.
Baca Juga: Tiga Kali Ganti Walikota Cilegon, Warga Watu Lawang Masih Kesulitan Air Bersih
“Menghubungi anak gue lewat DM. Habis itu diarahkan ke manajemen karena itu wilayah manajemen-manjemen,” ujar Indro Warkop.
Kala itu pembahasannya sudah menyinggung mengenai adanya Warkop DKI KW. Namun oleh manajemen, dilarang karena brand Warkop DKI sudah didaftarkan ke HAKI (Hak atas Kekayaan Intelektual).
“Sudah dibilang jangan, dan yang berhak bukan Om Indro tapi lembaga Warkop. Di kasih kontaknya, dihubungin 10 September. (komunikasi awal) itu kejadiannya Agustus dia kirim September,” imbuh Indro.
Baca Juga: Pakar Hukum Untirta Sebut Kepemimpinan WH-Andika Sudah Gagal
Indro Warkop menegaskan, “Tidak ada satupun minta izin, hanya minta tanggapan mengenai tiga orang itu (Warkopi) dan minta bertemu.”
Pihak Warkop DKI bertanya, apa yang akan dibicarakan dalam pertemuan itu nantinya.
Pertanyaan tersebut, baru mendapat tanggapan dari pihak Warkopi 10 hari kemudian.
“Setelah sudah mulai ribut nih, dijawab lagi. Tetap seperti itu. Intinya, nggak ada satu katapun minta izin. Tidak ada satu kata pun, gue bisa buktiin dari email mereka,”terang bintang film Setan Kredit itu.
Di sini, Indro mengatasnamakan brand Warkop. Bukan soal kemiripan dirinya maupun Dono dan Kasino dengan grup Warkopi
“Aku tidak pernah mempersoalkan soal kemiripan. Gue juga tahu, Tuhan yang kasih,” kata Indro Warkop.
Baca Juga: Diduga Tak Dapat Proyek, Pria Berseragam Hitam Ngamuk di Kantor Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga
“Paling kalau ada yang mirip banget sama gue, gue salahin bapak gue,” seloroh komedian 63 tahun ini.
Indro Warkop memberikan gambaran, “Kalau ngomong bodoh-bodohan, Iron Man misalnya lu bikin Air Mun, tetap kena. Karena ada pembuktian bahwa tulisan-tulisan itu, rangkaian-rangkaian itu terjadi karena Iron Man.”
Indro menyatakan dari hasil yang ia baca, seluruh pihak yang terlibat di Sketsa Warkopi baik tiga pemuda ataupun manajemennya bisa kena penjara hingga empat tahun.
Baca Juga: Perpanjang SIM Bisa Sambil Rebahan, Pakai Aplikasi SINAR Ala Korlantas Polri
“Buat yang lakuin tiga orang itu dan manajemennya. Menurut Dirjen HAKI yang gua baca. Sedih gua, sedih gua bapak Ded. Mereka anak-anak,” tuturnya kembali. ***



















