BANTENRAYA.COM – PT PLN (Persero) turut hadir di berbagai sektor untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satunya adalah upaya PLN dalam memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan melalui program Electrifying Agriculture.
Untuk itu, PT PLN (Persero) UID Banten melalui unit pelaksananya yaitu PLN UP3 Teluk Naga menjalin sinergi dan koordinasi dengan Dinas Pertanian Distan dan Ketahanan Pangan (Distapang) Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Wadidaw! Bill Gates Prediksi Bakal Ada Pandemi Selanjutnya Setelah Covid-19, Kapan Tepatnya?
Koordinasi ini dilakukan untuk membahas model kerja sama Electrifying Agriculture, yaitu Fasilitas Penyambungan Listrik Untuk Ketahanan Pangan atau FAPERTA.
Hal ini merupakan hasil kegiatan Temu Stakeholder sebelumnya yang dilaksanakan pada 28 Oktober 2021 untuk melakukan pembahasan draf kesepakatan dan rencana tindak lanjut.
Dalam sambutannya, Kepala Distan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Aziz Gunawan, mengungkapkan, potensi pertanian di Kabupaten Tangerang yang melimpah dapat dikembangkan melalui inovasi teknologi.
Baca Juga: Biografi AM Hendripriyono, Seorang Profesor Filsafat Intelijen Pertama di Dunia
“Kabupaten Tangerang merupakan salah satu wilayah di Banten dengan hasil pertanian yang melimpah ruah, bahkan di beberapa kecamatan telah memanfaatkan perkembangan teknologi,” ujar Aziz, Kamis, 18 November 2021.
Selain itu, Distapang Kabupaten Tangerang telah melakukan beberapa pelatihan kepada petani-petani muda agar dapat menjadi petani sukses nantinya.
Namun demikian masih banyak sekali potensi-potensi pertanian yang masih bisa dikembangkan.
Baca Juga: Jokowi Berterimakasih kepada Muhammadiyah, Sejarah Mencatat…
Lebih lanjut, Aziz menjelaskan bahwa moto Badan Ketahanan Pangan adalah maju, mandiri dan modern untuk menuju swasembada pangan di Kabupaten Tangerang.
Sehingga ia berharap hadirnya PLN melalui program Electrifying Agriculture diharapkan mampu mewujudkan moto tersebut sekaligus membantu para petani mengembangkan tingkat produksinya
Menjawab hal tersebut, Manajer UP3 Teluk Naga, Roxy Swagerino, menyampaikan kesiapan untuk menjalin kerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Tarif Resmi Bus Labuan-Kalideres adalah Rp30 Ribu, Kalau Lebih Gimana?
“Fasilitas Penyambungan Listrik untuk Ketahanan Pangan ‘FAPERTA’ atau yang disebut dengan Electrifying Agriculture,” ungkapnya.
“Ini sebelumnya telah diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia dan terbukti sukses mendukung peningkatan produksi hingga pertumbuhan pendapatan bagi petani,” ujarnya.
Karena itu, PLN UP3 Teluk Naga juga berharap kondisi serupa berjalan di wilayah Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Besok, Gubernur Umumkan Besaran UMP Banten 2022
PLN siap menjalin kerjasama dengan Dinas Pertanian untuk mewujudkan itu bahkan telah menetapkan PIC dalam mensukseskan program Electrifying Agriculture.
Selanjutnya masing-masing pihak berharap terbentuknya kesepahaman dalam program Electrifying Agriculture dan FAPERTA dapat berjalan beriringan dalam mempromosikan kepada petani dan peternak.
Hal ini mendukung peningkatan produktifitas dan efisiensi untuk penyediaan pangan yang lebih ekonomis. ***




















