BANTENRAYA.COM – Manajemen baru PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat upaya transformasi yang tertuang dalam inisiatif BRIvolution 3.0.
Transformasi ini mencakup seluruh lini bisnis dan operasional, sebagai langkah strategis untuk membawa BRI ke arah yang lebih progresif dan mendukung terwujudnya visi Asta Cita dari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menegaskan bahwa transformasi ini diarahkan pada penguatan aspek bisnis inti, tata kelola perusahaan yang lebih baik, manajemen risiko yang optimal, serta peningkatan efisiensi operasional.
Baca Juga: Dindikbud Cilegon Sebut Perlu Beli Tanah Di Bonakarta Untuk Tambah Akses Jalan SMPN 13 Cilegon
“Kami tetap fokus pada penguatan fundamental baik dari sisi pendanaan, penyaluran kredit yang berkualitas, peningkatan kapabilitas digital, penerapan manajemen risiko yang memadai hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM),” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa sebagai institusi milik negara dan milik rakyat, BRI memikul tanggung jawab besar untuk menciptakan dampak positif secara berkelanjutan.
Oleh karena itu, strategi transformasi yang dijalankan diarahkan untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat, inklusif, dan siap menghadapi tantangan maupun peluang di berbagai segmen.
Dalam konteks penegakan hukum, Hery menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah-langkah yang tengah dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan pengadaan yang terjadi pada periode 2020–2024.
“Kami sepenuhnya juga mendukung penegakan hukum oleh pihak berwenang sesuai perundang-undangan yang berlaku dan kami akan selalu terbuka untuk bekerja sama. Kami akan terus menjaga seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan Standar Operasional Perusahaan, prinsip GCG, serta peraturan dan perundangan yang berlaku,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa BRI sebagai bagian dari BUMN akan selalu taat terhadap regulasi yang ditetapkan pemerintah dan regulator, dengan berkomitmen penuh pada penerapan good corporate governance dalam setiap proses bisnisnya.
Baca Juga: Daftar Film Indonesia yang Tayang Bulan Juli 2025, Ada Agen +62 hingga Sihir Pelakor
Mengenai penyelidikan oleh KPK yang menyoroti dugaan korupsi dalam pengadaan mesin Electronic Data Capture (EDC), Hery memastikan bahwa BRI tetap menjaga kelancaran layanan dan aktivitas perbankan seperti biasa.
“Kami memastikan bahwa proses penegakan hukum yang dijalankan KPK tersebut tidak berdampak terhadap operasional dan layanan BRI, dan nasabah dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman,” tutupnya. ***



















