BANTENRAYA.COM – Penurunan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin (bps), membawa angin segar bagi dunia perbankan dan para pelaku usaha termasuk di Banten.
Ekonom Senior Bank Indonesia Kantor Perwakilan Banten M. Lukman Hakim mengatakan, momentum ini harus bisa dimanfaatkan oleh perbankan karena bisa mendorong sektor produksi lantaran suku bunga kredit juga mengalami penurunan.
“Penurunan suku bunga kredit kredit yang disalurkan di wilayah Banten bisa mendorong sektor produksi, baik UMKM atau sektor utama lainnya,” kata Lukman kepada Bantenraya.com, usai menghadiri rapat inflasi di Pendopo Gubernur Banten, Senin 20 Januari 2025.
Baca Juga: Profil Kholid Nelayan Asal Serang yang Viral, Lantang Bicara Soal Pagar Laut Tangerang di ILC
Sebelumnya BI Provinsi Banten memproyeksi pertumbuhan ekonomi Banten pada tahun 2025 berada pada kisaran angka 4,8 persen sampai 5,6 persen, naik tipis dibandingkan tahun sebelumnya disebabkan ketidakpastian global. Namun, dengan adanya penurunan BI Rate menjadi relaksasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Kalau ada peluang untuk menurunkan suku bunga kita akan lakukan, apalagi memang tujuan akhirnya itu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan pemerintah kan memiliki target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen,” papar Lukman.
Untuk diketahui, pada bulan November 2024 Loan to Deposit Ratio (LDR) perbankan terus mengalami peningkatan yakni 87,43 persen, naik dibandingkan bulan Desember 2023 sebesar 83,83 persen.
Jika persentasenya tinggi, maka artinya perbankan tidak memiliki likuiditas yang cukup untuk memenuhi kewajiban keuangan yang tak dapat diprediksi ke depan.
“Kalau dari sisi BI sendiri harapannya, lebih ke relaksasi bagi para pelaku UMKM sehingga punya modal lebih banyak dan bisa melakukan ekspansi,” imbuhnya.
Dari sisi inflasi, Lukman menilai turunnya BI Rate menjadi 5,75 persen juga akan mendorong konsumsi masyarakat. Dimana momentum hari besar keagamaan seperti Idul Fitri akan berlangsung sebentar lagi.
Baca Juga: Mulai Besok! Ini 6 Lokasi Job Fair Offline Pemkot Tangerang Spesial HUT Kota Tangerang ke-32
“Jelang hari besar ini cendrung ada peningkatan, tentu dengan turunya suku bunga daya beli masyarakat bisa meningkat ditopang dengan adanya tunjangan hari raya. Dimana inflasi bisa lebih terkendali,” jelas Lukman.
Meski saat ini inflasi masih dipengaruhi oleh produk pertanian holtikultura seperti cabai, bawnag, dan beras namun angka inflasi diproyeksi akan naik pada tahun 2025.
“Kita masih upayakan karena ini berkaitan dengan permintaan dan penawaran, karena suplai juga tidak selalu stabil sepanjang waktu dan perlu ada perhatian khusus,” kata Lukman.***



















