BANTENRAYA.COM – Allisa Resort and Hotel, menawarkan konsep penginapan hidden gem di Pantai Anyer dengan tipe kamar lengkap untuk menikmati suasana liburan.
General Manager Allisa Resort and Hotel Lina Rusyana mengatakan, hotel yang sudah berdiri sejak tahun 2008 itu menjadi penginapan pertama yang lokasinya dekat dengan pasar Anyer.
Sehingga apabila dilihat dari area depan, Allisa Resort and Hotel ini seperti tersembunyi ditengah ramainya bangunan.
BACA JUGA: Ramadan 2026 Telah Tiba! Cek 10 Rekomendasi Menu Bukber Dijamin Satset Tanpa Ribet
“Banyak dari tamu yang bilang kalau hotel kita ini hidden gem, dari luar biasa saja, namun ketika sudah masuk areanya luas dan semua fasilitas kita punya,” kata Lina kepada Bantenraya.com di Jalan Raya Anyer Sirih KM 127, Kabupaten Serang, Kamis 19 Februari 2026.
Terbukti, dengan jumlah sebanyak 128 kamar hotel dan 7 vila yang tersedia membuktikan Allisa menjadi salah satu resort yang punya area luas.
Belum lagi, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, hotel bintang 3 ini baru saja membangun sebanyak 50 unit motel sebagai tempat singgah.
BACA JUGA: Waktu Kerja Dipotong 5 Jam, ASN Pemkot Cilegon Makin Diawasi Ketat Selama Ramadan
“Kami juga memiliki 40 unit kamar dengan tipe glamping, sehingga banyak sekali berbagai upgrade fasilitas menyesuaikan dengan tren terbaru saat ini,” jelasnya.
Berbicara soal harga per malam, Allisa Resort and Hotel menawarkan tarif sangat terjangkau mulai dari Rp400 ribu sampai dengan Rp5 juta. Sementara, untuk penginapan motel tarifnya Rp200 ribu.
“Walaupun mereka tinggal di motel, namun bisa mengakses berbagai fasilitas yang ada disini, mulai dari kolam renang, akses pantai, water sport, restoran, dan yang terbaru kita punya adalah play kids,” ungkap Lina.
Ia juga menyampaikan alasan bangunan hotel yang didominasi oleh warna pink dan biru agar terkesan memberikan keceriaan dan kegembiraan saat berlibur kepada pengunjung terutama segmen keluarga.
“Kita punya fasilitas lengkap, karaoke, biliard tiga ruangan meeting room mulai dari kapasitas 100 orang sampai 200 orang, dan dua area kolam renang yang dapat digunakan oleh para tamu,” tuturnya.
Adapun untuk okupansi hotel pada momen weekend biasanya bisa mencapai 80 persen, sementara untuk momen week day okupansi mampu mencapai 20 persen.
“Sementara untuk motel kita itu biasanya bisa untuk long stay, pengunjung biasanya adalah para corporate yang sedang melakukan aktivitas bisnis, karena lokasinya dekat dengan kawasan industri, jadi hotel kami dipilih,” kata Lina.***

















