SERANG, BANTEN RAYA – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 3 Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Al Khairiyah (Unival) yang berlokasi di Kampung Cipacung Kadu Pandak, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang mengolah petai menjadi aneka sambal yang bisa dinikmati masyarakat luas.
Ketua KKM Kelompok 3 FEB Unival Muhammad Gupron mengatakan, kampung yang menjadi lokasi KKM memiliki potensi hasil bumi yang melimpah salah satunya yaitu petai. “Melihat hasil bumi yang tinggi terutama petai membuat kami harus melakukan inovasi, dan salah satunya ya sambal petai ini,” kata Gupron kepada Banten Raya, Jumat (6/8).
Gupron mengungkap, informasi yang dihimpun berdasarkan analisis lingkungan berbentuk formulir yang dibagikan kepada warga sekitar serta wawancara ke beberapa tokoh masyarakat yang dilakukan kelompoknya pada hari pertama dan kedua saat menginjakan kaki di kampung tersebut.
“Namanya juga kampung orang, ya tentu kita ngga tau apa-apa. Oleh sebab itu, hal pertama yang kita lakukan saat menginjakan kaki di kampung Cipacung yaitu melakukan observasi (penelitian) untuk mendapatkan informasi seputar potensi yang bisa dikembangkan,” ucap Gupron.
Ia melanjutkan, kini kelompoknya sedang melakukan tahap penelitian untuk mengetahui batas waktu kadaluwarsa serta sedang mempersiapkan kemasan yang cantik untuk sambal tersebut. Menurutnya, kemasan yang cantik dapat menjadikan sambal petainya memiliki nilai jual yang tinggi.
Ia berharap, olahan sambal petai ini dibuat agar dapat meningkatkan perekonomi warga sekitar. Adapun varian sambal petai yang ditawarkannya ada empat mulai dari sambal mercon cumi petai, sambal mercon teri petai, sambal ijo cumi petai, dan sambal ijo teri petai.
“Sebentar lagi sambal petai akan siap jual, namun kini masih dalam tahap akhir. Ya kami berharap inovasi yang kami lakukan, kelak dapat membantu meningkatkan pendapatan warga sekitar,” harapnya seraya mengatakan untuk pemesanan bisa hubungi Whatsapp di 081957028113. (predy)


















