BANTENRAYA.COM – Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang mencatat telah terjadi 24 gempa bumi di Banten dan sekitarnya pada sepekan terakhir atau 21-27 Januari 2022.
Koordinator Data dan Informasi Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang Urip Setiyono mengatakan, 24 gempa bumi tektonik tersebut 66 persen lebih rendah frekuensinya dibandingkan sepekan sebelumnya.
“Pada periode 14-20 Januari 2022 terdapat 70 kejadian gempa bumi,” ujarnya, kemarin.
Baca Juga: Tips Diet Sehat Mudah Ala dr Zaidul Akbar dengan Pola yang Dipakai Rasulullah SAW
Adapun sebaran pusat gempa bumi atau episenter umumnya berada di laut yaitu pada zona pertemuan lempeng IndoAustiralia.
“Kemudian pada pertemuan lempeng Eurasia di bagian barat Provinsi Lampung, Selat Sunda, hingga Jawa Barat,” katanya.
Urip memaparkan, gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3 hingga 5 dominan terjadi yaitu sebesar 63 persen atau 15 kejadian.
Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Film Jungle Cruise, Siap Temani Hari Libur
“Lalu gempa bumi dengan kekuatan magnutudo di bawah 3 yaitu sebesar 37 persen atau 9 kejadian dan tidak ada kejadian gempabumi dengan kekuatan magnitudo di atas 5,” ungkapnya.
Berdasarkan kedalamannya, gempa bumi pada periode tersebut yang termasuk gempa bumi
dangkal atau di abwa 60 km sebesar 87 persen atau 21 kejadian).
“Sebesar 13 persen atau 3 kejadian gempa bumi menengah 60 hingga 300 km) dan tidak ada kejadian gempa bumi dalam di atas 300 km,” tuturnya.
Baca Juga: Oki Setiana Dewi Pangling, Dekorasi Ngunduh Mantu Ria Ricis di Aceh Mirip Kerajaan
“Dari 24 gempa bumi yang terjadi, tidak ada kejadian gempa bumi yang guncangannya
dirasakan di wilayah Banten,” ujarnya. **
















