BANTENRAYA.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia akan menyebar seluruh pegawai ASNnya ke wilayah Banten dan Jabodetabek. Hal itu dilakukan guna mengisi kekosongan pegawai ada satuan kerja (Satker) Sekretariat Bawaslu Kabupaten/ Kota se Banten.
BACA JUGA : Pemkot Serang Cover Gaji 330 Guru PPPK Paruh Waktu Pakai APBD
Ketua Bawaslu RI Ahmad Bagja mengatakan, kebijakan penyebaran ASN Bawaslu RI ke Banten dan Jabodetabek dilakukan akibat masih minimnya tenaga ASN yang ada di sekertatiat Bawaslu di kedua wilayah tersebut.
“Berdasarkan kesepakatan antara Bawaslu RI dan Dirjen Bawaslu, Bawaslu RI akan menyebar ASN ke seluruh satker di Banten dan Jabodetabek,” ujarnya disela sela peresmian gedung baru Bawaslu Kota Tangerang, Jumat 27 Februari 2026.
Ahmad Bagja mengatakan, pihaknya kini masih mengkaji kebutuhan tenaga ASN untuk ditempatkan pada sekertariat Bawaslu kota dan kabupaten se Banten.
Ahmad Bagja menvatakan, saat inj penembatan ASN pada Satker Bawaslu di Banten belum ideal. Dimana untuk saat ini tiap kota dan kabupaten baru diisi oleh 1 atau 2 orang ASN.
“Tiap kota dan kabupaten itu diisi 1 sampai 2 orang ASN, untuk CPNS 3 orang. Kami saat ini masih mengkaji kebutuhannya berapa di tiap daerah,” imbuhnya.
“Idealnya tiap satker kota dan kabupaten itu diisi oleh 3-5 orang ASN,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bawaslu RI kini telah mengambil langkah untuk memperbantukan staf bawaslu RI ke Banten dan Jabodetabek ke satker.
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Kamarullah mengayakan, saat ini jumlah tenaga ASN dan CPNS pada Satker Bawaslu Kota Tangerang telah diisi oleh 6 orang. Adapun rinciannya terdiri yakni 3 orang ASN dan 3 orang CPNS.
” Saat ini satker Bawaslu Kota Tangerang telaha diisi oleh 3 orang ASN dan 3 orang CPNS. Belum ideal jumlahnya, idealnya 1 satker diisi oleh 3-5 orang ASN,” pungkasnya. (Ger)


















