BANTENRAYA.COM – Akuatik Indonesia (AI) Provinsi Banten menggelar pelatihan renang tingkat utama lisensi B dan pelatihan pelatih renang lisensi C di Vega Hotel, Serpong, Tangerang. Diharapkan dari kegiatan ini nantinya para atlet yang telah memiliki lisensi ini bisa memberikan ilmu dan mencetak atlet renang yang berprestasi di daerahnya masing-masing.
Ketua Akuatik Indonesia Provinsi Banten Kendro Iriyanto alasan pihaknya menggelar pelatihan pelatih renang level C dan B yakni untuk meningkatkan kualitas pelatih yang ada di Banten agar bisa mencetak atlet berprestasi ke depannya.
“Pelatihan renang ini diikuti pelatih yang tidak hanya berasal dari Banten melainkan pelatih berasal dari Jakarta, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan dan provinsi lainnya,” kata dia.
Pelatihan renang ini merupakan salah satu upaya Akuatik Banten untuk meningkatkan kualitas pelatih renang di provinsi Banten sehingga bisa berprestasi hingga tingkat dunia.
“ Kami percaya pelatih renang yang berkualitas adalah kunci untuk meningkatkan prestasi renang di daerah kita,” tegas Kendro.
BACA JUGA : Rekomendasi Penginapan dengan Kolam Renang Mengasap Lautan di Anyer
Dalam pelatihan ini, peserta akan membahas berbagai topik yang termasuk teknik renang dasar, metode pelatihan, dan strategi untuk meningkatkan kemampuan renang. Kami juga akan memberikan kesempatan untuk berlatih dan mempraktikkan teknik-teknik yang telah dipelajari.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para instruktur dan panitia yang telah bekerja keras untuk menyelenggarakan pelatihan ini. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada semua sponsor dan pihak yang telah mendukung acara ini,” imbuhnya.
Tampil sebagai nara sumber bagi kegiatan ini adalah para pelatih yang berpengalaman sehingga peserta bisa menyerap ilmu yang positif untuk diterapkan di klub mereka atau daerah mereka sehingga bisa meningkatkan prestasi.
“Pelatih yang jadi nara sumber yakni kaya pengalaman dan mempunyai kualitas. Saya harap pelatih yang mengikuti agenda ini menimba ilmu sebanyak mungkin agar kemampuan dan tingkat pengetahuan bertambah untuk mencetak atlet berprestasi,” tutup dia. (***)


















