BANTENRAYA.COM – Tradisi nyekar menjadi salah satu tradisi yang umum dilakukan masyarakat dalam momen tertentu. Termasuk, menjelang masuk bulan ramadan termasuk di Cilegon
Atas dasar itu Yayasan Makam Balung di Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Citangkil,Cilegon membentuk panitia untuk mengatur dan mengelola masyarakat yang akan nyekar.
Dalam kepanitiaan tersebut memiliki bagian yang mengatur parkir, pedagang, lalu lintas, keamanan, kebersihan, pelayanan informasi dan juga jasa pemandu ziarah kubur di Cilegon
Sekretaris Yayasan Makam Balung Cilegon Mustofa menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan panitia. Dimana, nantinya itu akan melakukan pengaturan selama musim nyekar atau ziarah tahunan baik sebelum ramadan atau pasca Idul Fitri.
“Semua area itukan mempersiapkan jalur-jalur lalu lintas mulai dari blok A sampai blok D. Mulai dari keamanan, parkir, pengatur lalu lintas, pelayanan infomasi, kebersihan dan pemandu ziarah dipersiapkan,” jelasnya, Selasa 10 Februari 2026.
BACA JUGA : Penerapan Manajemen Talenta ASN Cilegon Terus Digeber, Maksimal Maret Sudah Digunakan
Bang Ope panggilan akrab Mustofa menyatakan, untuk di Makam Balung sendiri biasanya akan ramai mulai H-5 ramadan. Dimana, puncaknya itu bisanya dari H-3 ramadan.
“Secara akumulasi bisa sampai segitu (2.000 orang-red). Itu dari berbagai kota, bisa dari Jakarta, Bogor dan lainnya. Itu kan karena ada ahli warisnya yang dikuburkan yah,” jelasnya.
Namun, jelas Bang Ope, pada paska idul fitri jumlahnya bisa lebih banyak dan mencapai dua kali lipat lagi dari menjelang ramadan.
“Ada yang mungkin tidak sempat ziarah di ramadan, di idul fitrinya. Paska Idul Fitri itu yang jumlahnya lebih banyak lagi,” ucapnya.
Untuk pemandu ziarah sendiri, jelas Bang Ope, pihaknya menyiapan sekitar 7 orang. Dimana, untuk upah jasanya itu tergantung dir keihlasan para ahli waris saja tidak ada patokan.
“Untuk pemandu itu kurang lebih ada sekitar 7 orang, dan 7 orang itu standby saja jika butuh pemandu doa ziarah itu tinggal menunggu di blok masing-masing, atau (ahli waris-red) ke sekretariat dan kami baru mengkomunikasikan ke pemadu ziarah yang mudah dihubungi,” pungkasnya. (***)















