BANTENRAYA.COM – Sejak didemosi menjadi staf di Bagian Adminitrasi Pembangunan (Adpem) Sekrrtariat Daerah (Setda) Kota Cilegon pada 1 Desember 2026 lalu, Maman Mauludin yang merupakan Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon ternyata tidak terlihat masuk bekerja sampai sekarang.
Kendati begitu, belum ada upaya peneguran disiplin dan pembinaan dari Bagian Adpem Setda Kota Cilegon maupun yang Badan Pembinaan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Bahkan, berdasarkan infomasi yang beredar meski tidak hadir tapi selau mengisi aplikasi kegiatan setiap harinya.
Diketahui, Maman Mauludin pada 1 Desember 2026 lalu telah diturunkan statusnya menjadi Penelaah Teknis Kebijakan di Bagian Adpem Setda Kota Cilegon.
Kabar Maman tidak masuk kerja sudah menjadi rahasia umum dikalangan pegawai Setda.
Kendati begitu, ada kesan pembiaran kepada Maman yang seolah mendapatkan keistimewaan sebagai pejabat senior.
“Setahu saya tidak penah masuk dari awal, tapi infomasinya mengisi aplikasi juga,” kata salah satu pegawai di Lingkup Setda Kota Cilegon yang enggan disebutkan namanya, Selasa (10/2/2026).
Ia menegaskan, harusnya ada teguran yang diberikan. Minimal sanksi disiplin ringan. Hal itu agar tidak ada kesan diistimewakan.
“Jangan lagi ada yang istimewa. Giliran kami aja itu pasti bermasalah. Harus adil,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Adpem Setda Kota Cilegon Tunggul Fernando belum memberikan jawaban saat dikonfirmasi soal Maman Mauludin yang tidak pernah masuk. ***















