BANTENRAYA.COM – Dalam upaya mencegah stunting di Kota Cilegon, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji telah memberikan bantuan pembangunan 2 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Hingga melakukan edukasi Makan Bergizi Gratis (MBG) Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Lapangan Dinas Sosial, Kelurahan Cikerai, Kamis 5 Februari 2026.
Wihaji mengatakan, para kader TPK di Kota Cilegon memiliki tugas untuk mengantarkan MBG kepada ibu hamil, menyusui, dan balita.
“Dengan mendistribusikan MBG ini bisa menjadi salah satu pengentasan stunting,” katanya kepada awak media, Kamis 5 Februari 2026.
Ia menyampaikan, jika sasaran tersebut masih belum mendapatka MBG maka terjadi beberap hal.
“kaau yang belum dapat MBG itu karena sedang pendataan atau sedang masa percobaan,” terangnya.
Diketahui, Kota Cilegon sudah memiliki sebanyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG 35 dapur dari 45 dapur.
BACA JUGA : Warga Cibeber Cilegon Keluhkan Jalan Rusak, Camat Mengaku Belum Ada Anggaran
Dirinya menegaskan untuk pegawai MBG supaya dapat melakukan pengemasan dengan benar, sebelum didistribusikan kepada masyarakat.
“Jangan sampai terulang kembali memberikan MBG menggunaan plastik hitam, kita terus melakukan edukasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk hal ini,” tegasnya.
Usai bertemu dengan para kader TPK, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mengunjungi 2 RTLH yang mendapatkan bantuan dan akan segera dilakukan perbaikan.
Mendukbangga Wihaji mengaku memberikan bantuan perbaikan 2 RTLH di Kota Cilegon dalam upaya mencegah stunting.
Untuk mengentaskan stunting dapat melalui program Genting atau Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting.
“Keluarga Resiko Stunting juga sangat beresiko, maka kita membantu untuk membangun 2 rumah,” ujarnya.
Pembangunan 2 RTLH di Lingkungan Pasir Angin Rt/Rw 17/06, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, dibantu oleh Rumah Zakat dan Baznas.
BACA JUGA : Sidak Tambang Ilegal di Mancak, Ombudsman Minta Polres Cilegon Jangan Jadi Beking
“Kami meyakini menyelamatkan satu orang bisa menyelamatkan generasi kedepannya, siapa tau suatu saat anak-anak sekarang ini bisa memberikan kontribusi besar untuk negara,” jelasnya.
Pihaknya akan melakuka pembangunan awal untuk 2 RTLH tersebut, menyesuaikan kebutuhan.
“Dari awal akan kita bangun, meskipun tidak sempurna tapi masih layak untuk dihuni,” ungkapnya.
Dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan peninjauan dan menyusun perencanaan melalui tim teknis untuk membangun 2 RTLH di Kelurahan Cikerai.
“Secepatnya akan dibangun, nanti tim teknis akan mulai diperhitungkan dan direncanakan. Ini merupakan bagian dari pencegahan stunting juga,” tandasnya.
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar menuturkan, pihaknya akan terus mengupayakan angka presentase stunting di Kota Cilegon semakin menurun.
“Kami akan berkoordinasi melalui dinas terkait untuk mengupayakan stunting terus menurun,” tuturnya.
BACA JUGA : Pergeseran 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Hasil Penilaian Selama Setahun
Diketahui angka stunting di Kota Cilegon hanya 19 persen, dan akan diupayakan terus menurun.
“Kami terus berupaya terutama nanti akan optimalkan melalui distribusi MBG juga,” pungkasnya. (***)


















