BANTENRAYA.COM – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kota Cilegon sampai saat ini masih sulit untuk membangun Koperasi Merah Putih di lahan yang luas.
Kepala Dinkop UKM Cilegon Didin S Maulana mengatakan, meskipun telah ada 43 unit Koperasi Merah Putih, baru 26 unit Koperasi Merah Putih yang sudah beroperasional.
“Ada 43 Koperasi Merah Putih yang sudah terbentuk, tapi yang beroperasional baru 26 unit,” katanya kepada Banten Raya, Selasa 3 Februari 2026.
BACA JUGA: Fitur Ruang GTK Tiba-tiba Hilang, Calon Kepsek Cemas
Dari 26 unit Koperasi Merah Putih tersebut, pada tahapan pertama yang baru memiliki gedung secara terpisah dan mandiri hanya 8 unit saja, dan 1 gedung sudah terbentuk untuk Koperasi Merah Putih Kalitimbang.
Koperasi Merah Putih yang lainnya masih menyewa gedung di berbagai tempat seperti rumah warga, kantor kelurahan, dan lain-lain.
“Dari 8 unit itu yang 7 sedang proses pembangunan, dan 1 unit sudah selesai pembangunannya di Kalitimbang,” terangnya.
Ia mengungkapkan, pihaknya mengalami kendala untuk membangun gedung Koperasi Merah Putih yang lainnya.
Dikarenakan di Kota Cilegon masih sedikit adanya lahan luas untuk pembangunan gedung Koperasi Merah Putih dengan luas 1000 meter bangunan 600 meter, dan untuk parkir 400 meter.
“Kalau lahan itu banyak tapi lokasinya ga strategis, memang kita butuh lahan 1000 meter, bangunan 600 meter, parkir 400 meter,” ungkapnya.
Untuk unit Koperasi Merah Putih lainnya yang belum memiliki bangunan secara terpisah, akan mengikuti proses tahapan yang kedua.
Pihaknya telah menemukan luas lahan yang sesuai dengan persyaratan seperti di Kebonsari Krenceng, Cikerai, Jombang Wetan, Tegalratu, dan Kubangsari Cigading.
“Dalam mencari lahan untuk pembangunan kita koordinasi dengan pihak aset, kelurahan, dan personel dari Kodim 0623 Cilegon,” jelasnya.
Menurutnya, lahan dengan luas sesuai dengan persyaratan 1000 hektar sulit ditemukan di wilayah Kota Cilegon.
“Kalau lahan 1000 meter sudah ga ada lagi, di sini cukup sulit cari lahan ukuran segitu,” ujarnya.
Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih tersebut langsung dikoordinir oleh pemerintah pusat.
“Pemkot Cilegon hanya menyiapkan lahan, yang membangunnya dari pusat dan diawasi oleh personel TNI,” tuturnya.
Ia berharap, Koperasi Merah Putih di Kota Cilegon seluruhnya dapat segera beroperasional dan dapat memudahkan masyarakat sekitar.
“Kami berharap seluruh unit Koperasi Merah Putih tahun 2026 ini sudah dapat beroperasional semuanya, dan masyarakat bisa menikmati harga pangan yang murah,” pungkasnya.***

















