BANTENRAYA.COM – Poco X8 Pro Max di Cina dikenal sebagai Redmi Turbo 5 Max yang rilis tanggal 29 Januari 2026.
Menariknya, HP ini bakal menggantikan posisi Poco F8 basic ya, Guys. Karena varian tersebut dipastikan enggak bakal rilis baik di Indonesia maupun global.
Bahkan nama Poco F8 Basic sendiri sekarang sudah resmi dihapus. Jadi, buat kalian yang masih nungguin seri basic-nya sudah bisa berhenti berharap.
Sebagai gantinya, Poco justru ngedorong Poco X8 Pro Max ini buat naik kelas. Dari segi spesifikasi, HP ini tuh mirip banget sama karakter Poco F series basic alias Fagship Killer.
Nantinya ketika masuk ke pasar global atau Indonesia, HP ini bakal hadir dengan nama Poco X8 Pro Max dan diprediksi dijual di kisaran harga Rp5 sampai Rp6 jutaan.
BACA JUGA: NL Scholarship 2026 2027 Buka Peluang Kuliah S1 dan S2 di Belanda untuk Mahasiswa Indonesia
Jadi, jelas ya posisinya udah bukan midrange lagi, tapi semi flexship. Jadi sekali lagi gua tekankan, jangan ngarepin Poco F8 basic bakal muncul karena penerusnya sekarang resmi dipegang sama si Poco X Pro Max ini.
Desain Poco X8 Pro Max
Dari segi desain, HP ini tampil beda dan lebih agresif. Di bagian belakang, Poco X8 Pro Max mengusung kamera dual vertikal yang dipadukan dengan dual LED flash vertikal juga.
Ini jadi pembeda paling jelas dibanding Poco X8 Pro biasa karena versi regulernya hanya pakai satu LED flash.
Untuk material bodynya, bagian belakang sudah menggunakan kaca premium. Sementara frame sampingnya berbahan logam.
Jadi kesan solid dan mewah langsung kerasa pas digenggam. Sudut-sudutnya dibuat membulat dengan finishing elegan bikin tampilannya tetap enak dilihat tapi enggak kelihatan kaku.
Menariknya lagi, HP ini juga sudah dibekali sertifikasi IP69K. Ditambah lagi ada efek pencahayaan khusus di bodinya yang bisa aktif di berbagai skenario bikin tampilannya makin futuristik dan khas flagship killer.
Untuk urusan layar, HP ini dibekali panel 6,83 inchi dengan resolusi 1,5K. Refresh rate-nya sudah 120 Hz.
Tingkat kecerahannya juga tinggi, tembus 4.000 nitz. Dipakai outdoors yang bolong masih aman kelihatan.
Dukungan HDR 10 Plus dan Dolbyvision bikin tampilan warna lebih hidup dan enak buat nonton. Yang penting buat penikmat streaming, layar ini sudah with fine L1, jadi Netflix bisa full HD tanpa kompromi.
Masuk ke performa, HP ini ditenagai Dimensity 9.500 S, versi lebih ekonomis dari Dimensity 9.500 dengan fabrikasi 3 nm.
Skor AnTuTu resminya memang belum diketahui, tapi yang pasti potensinya bisa tembus Rp3 juta poin.
Untuk memori sudah pakai LPDDR5X dan UFS 4.0 yang paling baru saat ini. Opsi RAM tersedia 12 hingga 16 GB dengan storage 512 GB sampai 1 TB.
Sistem operasinya sudah Android 16 dengan antar muka Hyper OS3. Update-nya juga niat, 4 kali update OS dan 6 tahun update keamanan.
Dari segi performa ini jelas jadi nilai jual utama. Untuk sektor kamera, HP ini dibekali kamera utama 50 megapixel OIS. Kamera pendampingnya 8 megapixel ultrawide.
Tapi sayangnya belum ada kamera telefoto, jadi zoom masih mengandalkan digital. Di bagian depan ada kamera selfie 20 megapixel yang cukup buat kebutuhan foto, video call, sampai konten sosmed.
Soal perekaman video, kamera belakangnya sudah sanggup merekam sampai 8K 30 FPS. Jadi, dari sisi video ini udah masuk kelas serius.
Untuk konektivitas, HP ini sudah lengkap dan modern. Ada Wifi 6, Bluetooth 5.4, dual speaker stereo, Gyro hardware, IR blaster, fingerprint ultrasonic, rating IP69K, dan SIM.
Masuk ke sektor baterai. Ini jadi salah satu nilai jual utama. Kapasitasnya tembus 9.000 mAh dengan fast charging 100 watt plus bypass charging.
Untuk harga bocoran menyebutkan Redmi Turbo 5 Max akan dijual di sekitar Rp6 jutaan. Kesimpulannya, Redmi Turbo 5 Max alias Poco X8 Pro Max ini sudah menggantikan ideal dan posisi yang pas buat F series basic.
Gua pribadi jujur senang banget ngelihat calon penerus Poco F7 ini naik kelas, terutama di sektor chipset yang sekarang sudah masuk kelas flagship beneran.
Ditambah lagi baterainya badak dengan kapasitas 9.000 mAh. Ini sih jelas jadi nilai jual utama. Sementara buat sektor lain kayak kamera, layar, dan konektivitas jujur aja masih tergolong biasa saja.
Daya tarik utamanya jelas ada di performa chipset dan kapasitas baterai. Untuk bodinya dan desain secara garis besar masih mempertahankan ciri khas yang sama.
Tidak banyak perubahan signifikan. Jadi fokusnya memang ke dalam, bukan ke tampilan doang. HP ini rilis lebih dulu di Cina tanggal 29 Januari 2026.
lalu masuk ke pasar global dan Indonesia diperkirakan sekitar Februari sampai awal Maret 2026. (andika)



















