BANTENRAYA.COM – Tahun 2026 ini pajak alat berat ditargetkan melalui Samsat Cilegon untuk dapat mencapai Rp 247 juta.
Kepala UPTD Samsat Cilegon, Tb Mochamad Kurniawan mengatakan, target pajak tahun 2026 meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tahun 2025 lalu.
Berdasarkan data UPTD Samsat Cilegon, target pajak alat berat tahun 2025 lalu hanya Rp 7 juta saja, dan terealisasi sebesar Rp 12 juta.
Tetapi tahun 2026 ini pihaknya mendapatkan target pajak alat berat mencapai Rp 247.157 juta.
“Cukup besar target pajak alat berat tahun 2026 ini Rp 247.157 juta,” katanya kepada Banten Raya, Rabu 28 Januari 2026.
Ia mengungkapkan, meningkatnya target pendapatan pajak alat berat dikarenakan di Kota Cilegon sebagai kota industri yang semakin banyak perusahaan.
“Karena memang Kota Cilegon ini kota industri dan banyak sekali ratusan perusahaan yang memiliki alat berat,” ungkapnya.
BACA JUGA : Warga Cilegon Nantinya Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Bisa Sambil Jalan-jalan di Mal
Untuk pendapatan dari pajak alat berat diperlukan pendekatan serius dari Pemerintah Kota Cilegon kepada perusahaan.
“Harus melakukan pendekatan serius atau sosialisasi kepada perusahaan, pekan lalu sudah kami sosialisasikan kembali,” ujarnya.
Dari pencatatan Samsat Kota Cilegon, perusahaan di Kota Cilegon sudah taat dalam membayar pajak kendaraan.
Tetapi diperlukannya sosialisasi lebih lengkap kepada perusahaan mengenai pajak alat berat, dikarenakan tak semua alat berat tak semua milik perusahaan.
“Kalau alat berat ini perlu pendekatan secara khusus, karena ada aja alat berat itu sewa,” jelasnya.
Pihaknya telah bekerjasama dengan Disnaker untuk dapat berkolaborasi terkait upaya operasional alat berat.
Kedepannya perusahaan yang memiliki operasional alat berat harus dibayarkan melalui Samsat di seluruh Banten.
“Ketentuan ini sudah ada kontrak kerjasamanya, kalau tidak dilaksanakan nanti perusahaan tidak dapat surat izin operasional,” tuturnya.
BACA JUGA : Tak Ada Lagi Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Pemprov Bakal Siapkan 30 Ribu Matrchendise
Adapun upaya untuk mencapai target tersebut yaitu dengan saling berkolaborasi bersama Pemkot Cilegon.
“Dengan adanya kerjasama dengan Pemkot Cilegon ini nanti kami bisa mencapai target, karena perusahaan di Cilegon cukup banyak,” pungkasnya. (***)

















