BANTENRAYA.COM – Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah meminta ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lebak untuk bisa menentukan prioritas anggaran yang on point atau tepat sasaran.
Dalam hal ini, dia menyoroti sejumlah isu tahunan di Kabupaten Lebak yang juga tak kunjung kelar.
Dia menilai, hal itu terjadi lantaran selama ini program dari tiap OPD di Lebak belum menjawab kebutuhan masyarakat Lebak secara langsung.
BACA JUGA: Untirta Komitmen Dukung Literasi Perguruan Tinggi
“Jangan masalahnya a, tapi yang dianggarkan b. Ya gak masuk. Tiap program dari OPD harus menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Amir Hamzah.
Amir juga mencontohkan pada persoalan banjir di Kecamatan Wanasalam. Dia bilang, banjir di daerah tersebut merupakan banjir yang selalu terjadi setiap tahun.
Namun hingga saat ini persoalan itu tak juga belum terselesaikan.
Selain itu, kasus lain yang turut dia soroti ialah terkait kesan kumuh yang kerap muncul di kawasan Pasar Rangkasbitung. Hal demikian seharusnya sudah selesai lantaran terus berulang.
“Jangan sampai dibahas tapi tidak dianggarkan untuk pemecahan masalahnya. Ngapain ada RKPD (Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah) juga,” tuturnya.
Amir sendiri mengakui bahwa salah satu tantangan yang dialami oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dalam menjalankan program ialah terkait keterbatasan anggaran.
Untuk itu dia meminta agar OPD mengutamakan penggunaan anggaran yang menjadi keluhan masyarakat dengan mengesampingkan hal lain yang dinilai kurang penting.
“Coret dulu yang lain. Contohnya, anggaran olahraga terbatas, tapi banyak klub lari. Ya bangun treknya yang di Ona. Stadionnya jangan dulu,” imbuhnya.
Amir bahkan meminta agar Kepala OPD, khususnya Bapperida secara langsung terjun ke lapangan untuk melihat kondisi ril dan mengetahui kebutuhan masyarakat ketimbang hanya mendengarkan saran.
Hal itu dinilai akan efektif menjawab tantangan pembangunan di Kabupaten Lebak.
Di sisi lain dalam Forum Konsultasi Rancangan Awal RKPD 2027 yang digelar Pemkab Lebak belum lama ini, Amir menegaskan agar seluruh OPD berfokus pada empat hal, diantaranya infrastruktur, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan dan penataan kawasan perkotaan.
“Dari empat fokus itu, kita punya 15 program strategis. Itu harus menjadi acuan kita. Jangan keluar dari situ,” tandasnya. (aldi)***

















