BANTENRAYA.COM – Bencana banjir sempat menerjang warga ketiga kampung. Ketiganya berada di Kampung Cibayoni, Kampung Dayeuh, Desa Kertajaya, dan Kampung Sukamulya, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Sebagai wujud kepedulian dan penguatan program pagar sosial, Balai Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) bersama para mitra menunjukkan aksi nyata kepada masyarakat pascaterdampak banjir di ketiga kampung.
Program pagar sosial merupakan sebagai bentuk kepedulian Balai TNUK kepada warga terdampak banjir dengan cara menyalurkan bantuan ratusan paket sembako.
Kepala Balai TNUK Pandeglang, Ardi Andono mengatakan, warga ketiga kampung di Desa Sumber Jaya sempat diterjang bencana banjir beberapa hari lalu. Banjir disebabkan karena meluapnya aircSungai Cibayoni.
Diharapkan bantuan sembako melalui program pagar sosial, yang disalurkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat pascabanjir.
BACA JUGA : Ahmad Fauzi Resmi Pimpin DPW PKB Banten, Kader Pandeglang Sambut Antusias
“Kami dari Balai TNUK menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir berupa 172 paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat,” kata Ardi, Minggu (25/1).
Selain paket sembako, katanya, turut diserahkan bantuan uang tunai kepada pengurus PST Al-Ashnaba Kampung Cibayoni, serta pegawai TNUK yang turut terdampak langsung oleh banjir Sungai Cibayoni.
“Bantuan ini merupakan hasil donasi sukarela dari karyawan Balai TNUK yang didukung oleh para mitra konservasi, yaitu WWF, YABI, ALERT, JSI, dan YIARI, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian bersama dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan di sekitar kawasan konservasi,” terangnya.
Dikatakannya, melalui kegiatan ini diharapkan, semangat pagar sosial terus terjaga, menjadi penguat hubungan antara manusia dan lingkungan. Termasuk meringankan beban warga yang terdampak banjir.
“Semoga bantuan yang diberikan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi,” harapnya. (***)



















