BANTENRAYA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bakal melakukan peningkatan terhadap Pasar Semi Rangkasbitung tahun 2026 ini. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Lebak menggelontorkan anggaran mencapai Rp1 miliar.
Peningkatan itu diharapkan bisa menjawab berbagai keluh kesah pedagang yang saat ini menempati Pasar Semi Rangkasbitung.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Rully Edward mengatakan anggaran sebesar Rp1 miliar itu sendiri telah dialokasikan saat mekanisme pergeseran anggaran tahun 2025 dan akan segera digarap dalam waktu dekat.
“Kurang lebih sekitar Rp1 miliar sudah disiapkan oleh Pemkab Lebak untuk peningkatan Pasar Semi Rangkasbitung. Sebentar lagi akan digarap,” kata Ruly saat diwawancara pada Kamis, 8 Januari 2026.
BACA JUGA : 160 Hektare Sawah di Lebak Terendam Banjir Hingga Puso, Petani Butuh Bantuan Pemerintah
Ruly menjelaskan, peningkatan yang dimaksud ialah pihaknya akan melakukan peningkatam terhadap salah satu gedung Pasar Semi Rangkasbitung. Ruly mengakui bahwa saat ini kondisi Pasar Semi Rangkasbitung masih belum bisa disebut ideal. Salah satunya indikatornya ialah kurangnya meja berjualan.
“Melalui anggaran yang dialokasikan itu juga kita coba memenuhi keinginan para pedagang terkait persoalan meja tersebut di samping pembangunan gedung baru tersebut,” jelasnya.
Ke depan, Ruly menyebut penambahan meja untuk para pedagang juga akan menyesuaikan dengan jenis dagangan. Dalam hal ini, beberapa jenis membutuhkan dua hingga tiga meja, sementara yang lainnya cukup meski menggunakan satu meja. Langkah itu dinilai akan efektif ketimbang menyamakan kepemilikan meja.
“Kayak bumbu dapur seperti cabai dan lain-lain itu kan butuh dua hingga tiga meja. Tapi kalau yang lain-lain satu meja juga sudah cukup. Jadi proporsional saja,” tuturnya.
BACA JUGA : Punya Potensi Besar, Bisnis Tour dan Travel Wisata di Lebak Masih Lesu
Ruly menyampaikan bahwa peningkatan Pasar Semi Rangkasbitung itu diharapkan mampu menampung sekitar 823 pedagang eks PKL di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung. Langkah ini juga merupakan bentuk jawaban terkait terkait kekurangan lapak pada Pasar Semi Rangkasbitung.
“Sekarang Alhamdulillah Pasar Semi Rangkasbitung terus eksis dan cukup ramai. Kekurangan yang lain kita pastikan akan dilakukan secara bertahap,” imbuhnya. (***)


















