BANTENRAYA.COM – Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dari Jawa ke Sumatera mengalami kenaikan sebesar 5,2 persen atau 25.489 orang.
Total sebanyak 517.923 orang menyeberang pada dari H-10 sampai H+3 Nataru yang sebelumnya hanya 492.434 orang.
Untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 116.675 unit atau turun 2,6 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 119.776 unit.
BACA JUGA: Razia Jelang Perayaan Tahun Baru, Pedagang Sembako di Pamarayan Jualan Miras
Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menyatakan, pihaknya masih akan terus melakukan koordinasi dan persiapan saat puncak arus balik Angkutan Nataru. Hal itu, karena masih akan ada lonjakan menjelang puncak arus balik nanti.
“Pada H+3 atau data harian mencapai 35.351 orang atau masih turun 8,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.801 orang. Namun, secara akumulasi mengalami kenaikan 5,2 persen dari 492.434 orang tahun lalu dan sekarang 517.923 orang,” katanya, Senin (29/12/2025).
Heru menyatakan, kondisi yang sama juga terjadi dari penyeberangan Sumatera ke Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu.
Di mana, mulai H-10 sampai H+3 tercatat 461.780 orang atau naik 2,4 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 450.910 orang.
“Lalu, untuk total kendaraan dari Sumatera ke Jawa yang telah menyeberang tercatat 115.020 unit atau naik 7,1 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 107.445 unit,” jelasnya.
Sementara itu, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Windy Andale menyampaikan, berdasarkan data Posko Merak via Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+3 Nataru, tercatat jumlah trip yang beroperasi sebanyak 117 trip.
Dimana realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara pada H+3 mencapai 35.351 orang atau turun 8,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 38.801 orang.
Total seluruh kendaraan tercatat 7.737 unit atau turun 20,6 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 9.745 unit.
“Rinciannya roda dua mencapai 941 unit turun 54,7 persen dibandingkan tahun lalu 2.076 unit, roda empat mencapai 4.421 unit atau naik 2 persen dari sebelumnya 4.334 unit. truk 1.977 unit atau turun 33,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.973 unit dan total bus mencapai 398 unit atau naik 9,9 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 362 unit,” jelasnya.
Untuk penyeberangan Sumatera ke Jawa, imbuh Windy, berdasarkan data Posko Bakauheni pada H+3 Nataru, tercatat jumlah trip yang beroperasi di Pelabuhan Bakauheni sebanyak 111 trip.
Adapun realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+3 mencapai 41.506 orang atau naik 22,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 33.843 orang.
Total seluruh kendaraan tercatat 10.506 unit yang telah menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+3 atau naik 30,5 persen dibandingkan realisasi periode dengan tahun lalu sebanyak 8.052 unit.
“Roda dua 2.194 unit atau naik 93,3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 1.135 unit. Kendaraan roda empat mencapai 5.007 unit atau turun 27,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.933 unit. Kemudian, truk yang menyeberang mencapai 3.002 unit atau naik 14,7 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 2.618 unit. Sedangkan, total bus yang menyeberang mencapai 303 unit atau naik 17,2 perseb dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 366 unit,” pungkasnya. ***


















