BANTENRAYA.COM – Warga Lingkungan Sukadana 1 RT 003 RW 003, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, menyatakan siap bangkit menjadi kampung percontohan pasca pembongkaran bangunan rumah di sempadan kali pembuang Cibanten.
Semangat menjadi kampung percontohan akan dimanfaatkan warga tersebut dalam ajang perlombaan Kampung Resik Lan Aman (KRLA) Kota Serang 2025.
”Untuk penetapan peserta lomba Kampung Resik Lan Aman dari Kelurahan Kasemen, berada di Lingkungan Sukadana 1 RT 003 RW 003,” ujar Lurah Kasemen Etik Saefulloh, ditemui di kantornya di Kelurahan Kasemen, Jumat, 5 Desember 2025.
Ia menjelaskan, penunjukan kampung tersebut sebagai perwakilan peserta dalam ajang perlombaan ini, agar warga Lingkungan Sukadana 1 yang terdampak pembongkaran bangunan rumah di sempadan kali pembuang Cibanten, tetap semangat dan tidak mengeluh.
Tak hanya itu, mereka juga diberikan tugas akan mampu menjadi kampung percontohan kepada lingkungan lainnya terutama dalam menerapkan pola hidup bersih, sehat, dan nyaman di lingkungannya.
”Jadi mereka jangan sampai di Sukadana 1 itu, setelah pembongkaran, suasananya tidak kondusif terutama untuk kenyamanan dan kebersihan lingkungan,” jelas dia.
Bahkan, Etik menjelaskan, penataan lingkungan dimulai sejak perlombaan KRLA Kota Serang 2025 diumumkan. Masyarakat setempat mulai bergotong royong mulai dari membersihkan sampah.
”Kalau kampung itu keunggulannya taman baca, permainan, dan UMKM produksi sabun. Jadi bisa menambah penghasilan warga setempat supaya berkembang,” katanya.
BACA JUGA : Serdang Kidul Optimis Juara KRLA 2025 Kota Serang Wakili Kelurahan Sayar
Ia mengaku warga lingkungan Sukadan 1 juga menyambut antusias dan kompak menjaga lingkungannya dalam menghadapi lomba KRLA Kota Serang 2025.
”Untuk kegiatan gotong royong Alhamdulillah juga mereka antusias, jadi mereka tidak lagi mengingat masalah kejadian pembongkaran, sengaja saya taro di situ supaya respon warga terhadap pemerintah baik,” ungkap Etik.
Etik menyebutkan, penilaian lomba KRLA Kota Serang 2025 telah berlangsung pada 28 November kemarin, yang dilakukan oleh tim juri beserta pihak penyelenggara.
Ia mengimbau agar penunjukan masyarakat Sukadana 1 tidak hanya sebatas sebagai peserta perlombaan KRLA Kota Serang 2025, tetapi harus ada tindaklanjuti pasca kegiatan tersebut yang diterapkan setiap hari.
”Kalau bisa kebersihan ini harus dijaga, karena memang ketika ada tamu kalau kebersihannya terjaga kan enak dan indah dilihatnya,” pintanya.
Meski pernah masuk nominasi pemenang lomba KRLA Kota Serang di tahun sebelumnya, ia tetap menaruh target yang sama di perlombaan tahun ini.
”Insya Allah mudah-mudahan ya, karena dari segi penataan kebersihan lingkungan sudah dicek semaksimal mungkin oleh tim penilai. Mudah mudahan dapat nominasi tapi yang terpenting kita mendukung program pemerintah terkait kebersihan lingkungan,” beber dia.
Menanggapi penunjukan peserta lomba Kampung Resik Lan Aman (KRLA) Kota Serang 2025, Ketua Lingkungan Sukadana 1 RT 003 RW 003, Rina Rosdiana, mengaku senang mengikuti perlombaan tersebut.
Menurutnya, selama mengikuti perlombaan KRLA Kota Serang 2025, warga setempat semakin senang bermain dan suasana lingkungan menjadi lebih baik terutama keberadaan kebersihan sudah mulai berkurang.
”Walau hanya segelintir yang mengerjakan karena sebagian warga Sukadana 1 terkena penggusuran, tetapi semangatnya luar biasa sampai terbentuk taman bermain, taman bunga. Alhamdulillah Pak Kamaludin, Ketua DKM mengizinkan tempatnya dibikin ini,” ucap dia.
BACA JUGA : Kemeranggen Mantap Menuju Juara KRLA 2025 Kota Serang
Ia mengaku sempat kebingungan lantaran tidak punya tempat, namun pihak DKM Masjid Lingkungan Sukadana 1 memberikan izin tempatnya dijadikan taman bermain dan taman bunga.
”Alhamdulillah warga saya bisa memodifikasi jalan paving blok ini dibikin batik,” ungkapnya.
Adapun tanaman tersebut terdiri dari 15 tanaman pucuk merah, 10 pohon jeruk, 10 pohon buah. Sisanya dari pribadi Ketua RT serta warga setempat seperti bekas galon dicat dan ember bekas.
Sementara, untuk kegiatan gotong royong di Lingkungan Sukadana 1 cukup aktif yang berlangsung setiap hari Jumat, membersihkan sampah hingga pembuatan kompos.
Disinggung soal juara lomba KRLA Kota Serang 2025, Rini mengaku berharap menjadi pemenang namun tidak berlebihan.
”Ya untuk mengobati rasa lelah yang sudah dicurahkan warga kami lewat persiapan lomba ini,” kata Rina.
Namun, menjadi juara atau tidak, ia akan berupaya mengarahkan warganya agar tetap berperilaku hidup bersih dan sehat di lingkungannya.
”Yang penting saya sudah berusaha, semangat, benar-benar dikerjakan, dan amanah. Semua juga berharap juara, cuma kan kembali lagi, semoga juara,” harap dia.
Ia menambahkan, motivasi menjadi Ketua RT lantaran ingin memajukan kampung Sukadana 1. Terlebih, keberadaan program Kampung Resik Lan Aman ini sudah lama, namun lingkungannya tidak pernah ikut lomba tersebut.
BACA JUGA : Komplek Guru Kampung Priyayi Langgar Wakili Kasemen dalam KRLA 2025
”Alhamdulillah tahun ini kita mengikuti lomba ini. Apapun hasilnya, bismillah aja,” katanya.
”Kalau anak gak mendukung saya menjadi RT karena RT selalu disalahkan walaupun benar. Kalau suami terserah saya aja. Kalau warga ada yang mendukung, ada juga yang tidak mendukung. Kan voting suara sama calon lainnya,” tandas Rina. (***)

















