BANTENRAYA.COM – Polda Banten mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebagai upaya percepatan dukungan logistik bagi warga terdampak.
Berdasarkan informasi bantuan berupa sembako dari Polda Banten itu akan dikirim melalui kargo Bandara Soekarno–Hatta. Selain itu, Polda Banten juga menyumbang uang tunai Rp100 juta Provinsi Aceh.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan jika bantuan untuk korban bencana itu, dilakukan berdasarkan data kebutuhan mendesak dari tiga wilayah tersebut.
BACA JUGA: Beasiswa Eiffel, Lanjutkan Studi ke Jenjang Lebih Tinggu di Kota Mode
“Yang pertama kita mengirim secara tunai ke Provinsi Aceh uang tunai Ro100 juta. Nanti akan kita susulkan lagi berikutnya. Yang pasti hari ini kita kirim Rp100 juta ke Provinsi Aceh melalui Polda Aceh,” katanya kepada awak media, Senin 1 Desember 2025.
Hengki menambahkan untuk Provinsi Sumatera Utara, Polda Banten mengirim berbagai kebutuhan dasar, seperti sembako dan kasur.
“Beras 5 ton, minstan 150 dus, minyak goreng 50 dus, air minum dalam kemasan 150 dus, kasur lipat, pakaian layak pakai dua bal, gula pasir 500 kilogram, dan susu UHT 100 karton,” tambahnya.
BACA JUGA: Dibuka Positif 1 Desember 2025, IHSG Diprediksi Bakal Terus Naik Hingga Januari 2026
Hengki menerangkan untuk Provinsi Sumatera Barat, Polda Banten juga memberikan bantuan yang sama.
“Sama, beras 5 ton, minstan 150 dus, minyak goreng 50 dus, air minum dalam kemasan 150 dus, kasur lipat 30, pakaian layak pakai dua bal, gula pasir setengah ton, dan susu UHT untuk anak dan bayi sebanyak 100 karton,” paparnya.
Hengki menjelaskan pihaknya juga terus melakukan penggalangan donasi, dan akan dilanjutkan pada pengiriman tahap kedua.
“Nanti mungkin ada tahap kedua karena sudah kita kumpulkan juga untuk bantuan uang tunai. Nanti akan kita kirim tahap kedua,” jelasnya.
Ia berharap dukungan tersebut dapat meringankan beban warga di lokasi bencana.
“Mudah-mudahan dapat meringankan saudara-saudara kita yang ada di lokasi gempa, di provinsi Sumatera Utara, Aceh maupun Sumatera Barat,” tuturnya. ***
















