BANTENRAYA.COM – Sebanyak lima bangunan Tempat Pelelangan Ikan atau TPI di Pandeglang Selatan mengalami kerusakan. Saat ini kondisi kelima TPI rusak berat, bahkan sebagian bangunan nyaris ambruk.
Kepala Dinas Perikanan Pandeglang, Uun Junandar membenarkan, lima bangunan TPI yang kini mengalami kerusakan tersebar di Kecamatan Sumur, Panimbang, dan Cigeulis. Kelima unit bangunan TPI rusak diterjang gelombang laut karena lokasinya berada di pesisir pantai.
“TPI yang rusak berada di Rancapinang, kemudian berada di Tamanjaya, Citeureup, Banyuasih dan Cigeulis. Satu bangunan rusak berat terdampak bencana tsunami tahun 2018 lalu, dan empat lainnya rusak ringan terdampak gelombang laut,” kata Uun, Selasa (18/11).
Dijelaskannya, dari lima bangunan TPI, sebagian masih digunakan untuk penjualan ikan nelayan. Namun sebagian bangunan tidak digunakan karena kondisi bangunan rusak berat.
BACA JUGA : Nelayan Libur Melaut Akibat Cuaca Buruk, Pasokan Ikan di TPI Anjlok
Sehingga kondisi bangunan perlu mendapatkan perbaikan terlebih dahulu. “Yang di Sumur gak digunakan, bangunannya rusak berat. Yang lainnya untuk sementara masih digunakan untuk penjualan ikan, tapi memang harus diperbaiki dulu,” ujarnya.
Kata Uun, kelima bangunan TPI sudah diusulkan kepada Dinas Perikanan Provinsi Banten dan Pemerintah Pusat untuk mendapatkan perbaikan. Diharapkan kelima bangunan TPI dapat direhabilitasi karena mempermudah nelayan menjual ikan hasil tangkapannya.
“Sudah kami usulkan ke provinsi sama pusat. Tahun ini mungkin belum bisa diperbaiki. Semoga tahun depan bisa diperbaiki, agar memberikan kemudahan kepada nelayan saat bertransaksi penjualan ikan ke TPI,” harapnya. (***)















