BANTENRAYA.COM – Realisasi belanja Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tembus 10 besar tingkat nasional tahun 2025.
Capaian positif tersebut berdasarkan hasil penelaahan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Dirjen Bina Keuda) Kementerian Dalam Negeri.
Realisasi tersebut menunjukkan pengelolaan keuangan daerah Pemkot Serang tahun anggaran 2025 semakin baik dan akuntabel.
Kepala Bapenda Kota Serang W. Hari Pamungkas mengatakan, berdasarkan hasil penelaahan Dirjen Bina Keuangan Daerah realisasi belanja APBD Pemkot Serang masuk 10 besar nasional mencapai 65,50 persen, sedangkan realisasi pendapatan sudah mencapai 71,93 persen.
BACA JUGA: Tiba-tiba Muncul, Oppo Find X10 Flagship Baru Punya Ketangguhan dari Berbagai Sisi
“Angka ini berada di atas rata-rata nasional sebesar 56,66 persen, sehingga memang secara APBD dinilai oleh pemerintah pusat, dan Kemendagri itu sudah cukup bagus di seluruh kota di Indonesia. Realisasi belanja Kota Serang masuk 10 besar nasional dari 93 kota di seluruh Indonesia,” ujar Hari, kepada Bantenraya.com, Minggu 2 November 2025.
Ia menjelaskan, capaian belanja dan realisasi pendapatan itu berdasarkan hasil penelaahan Dirjen Bina Keuangan Daerah.
“Tentunya akan kami gunakan sebagai dasar untuk meminta dana insentif daerah ke Kementerian Keuangan, dan Kementerian Dalam Negeri,” jelas dia.
Hari berharap dua capaian Pemkot Serang tersebut mendapat reward setimpal dari pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan atas kinerja tersebut pemerintah pusat bisa memberikan tambahan insentif daerah kinerja pengelolaan keuangan atau pengelolaan APBD di Kota Serang,” katanya.
Ia menjelaskan, pemberian insentif daerah ada beberapa indikatornya, di antaranya kinerja keuangan, penanganan stunting, dan penanganan kemiskinan.
“Itu jadi indikator juga sebagai pemberian dana insentif daerah,” tandas Hari.
Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan, penilaian apik dari Kemendagri perihal realisasi belanja APBD Pemkot Serang merupakan hasil kerja keras organisasi perangkat daerah (OPD).
“Karena saya kan dapat penilaian dari Kemendagri bahwa kita nih penyerapan anggarannya 10 besar untuk kota ya. Ya Alhamdulillah. Makanya saya evaluasi ketika ada dari dinas penyerapannya yang tidak baik,” kata Budi, kepada Banten Raya, Minggu 2 November 2025.
Ia berharap kinerja apik tersebut dapat terus ditingkatkan oleh para OPD Pemkot Serang, sehingga tiap tahun tambahan insentif daerah Kota Serang terus tumbuh.
“Ini harus terus ditingkatkan. Jangan sampai turun, karena capaian ini berpengaruh terhadap tambahan insentif daerah Kota Serang,” tandasnya. ****














