BANTENRAYA.COM – Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Serang melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Serang.
Dalam audiensi tersebut para BPD menyampaikan beberapa aspirasi yang menjadi permasalahan di desa termasuk meminta fasilitas kendaraan bermotor.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, ada banyak aspirasi yang disampaikan PABPDSI Kabupaten Serang seperti tambahan insentif.
“Kita sudah akomodir walaupun kurang untuk Ketua BPD, kemudian ada peningkatan kapasitas untuk para Ketua BPD dan jajaran,” Ujarnya, di Pendopo Bupati Serang,Jumat 24 Oktober 2025.
Selain itu, ada beberapa permasalahan aset di tingkat desa yang belum terselesaikan sampai saat ini, baik sengketa pihak desa dengan warga ataupun sengketa warga antar warga.
BACA JUGA: Bank DBS Beri Bantuan Pembiayaan UKM Senilai Rp48 Miliar
“Tadi disampaikan juga mengenai aset-aset yang ada di desa yang belum selesai. Kita coba jembatani sehingga nanti tidak ada silang sengketa antar sesama warga,” katanya.
Zakiyah menuturkan, para anggota BPD juga meminta fasilitas motor sebanyak satu unit perdesaan dan kantor untuk bekerja
“Ada minta motor dan kantor BPD. Secara pribadi apapun demi warga serang saya ingin berikan. Tapi juga harus disesuaikan dengan kondisi real keuangan kami,” jelasnya.
Pihaknya juga akan berupaya memberikan fasilitas motor jika ada tambahan sumber keuangan dari Pemerintah Pusat dan menjadi prioritas.
“Tentu kalau misalnya ke depan kami ada tambahan dana dari pusat, Insya Allah nanti menjadi prioritas. Karena saya juga yakin memang kendaraan itu butuh, pasti sangat dibutuhkan,” paparnya.
BACA JUGA: Samsat Kota Serang Lakukan Penyisiran Kendaraan yang Belum Bayar Pajak di RSUD Banten, Ada Mobil Mewah!
Ketua PABPDSI Kabupaten Serang Acep Mahmudin mengatakan, fasilitas kendaraan penting untuk menyelenggarakan pemerintahan pada tingkat desa.
“Kita minta kendaraan karena di desa itu ada dua lembaga menyelenggarakan pemerintahan di desa. Kami berharap Pemda tidak pilih kasih dan karena kita bekerja untuk kemajuan desa,” ujarnya.
Pihaknya memaklumi kondisi fiskal pemerintah Kabupaten Serang sehingga belum bisa merealisasikan apa yang menjadi aspirasi para anggota BPD
“Bupati ngasih apapun harus adil, apapun yang diberikan Pemda akan kami terimadan kami akan memahami kondisi di Pemda jika keuangannya belum mencukupi,” katanya.***

















