BANTENRAYA.COM – Warga mengeluhkan fasilitas Masjid Agung Cilegon yang masih terdapat beberapa yang kurang memadai dan perlunya perbaikan, ini jawaban dari pihak Bagian Kesra Cilegon mengenai Masjid Agung Cilegon.
Terpantau di lapangan, atap Masjid Agung Cilegon masih ada yang bocor, lalu air kerannya juga keluarnya hanya sedikit.
Salah satu warga Citangkil Insan mengatakan, dirinya sudah lama tak mengunjungi Masjid Agung Cilegon, namun tak banyak ada perubahan.
“Iya sudah lama ga ke sini, tapi ga banyak perubahan. Ya paling lampu malamnya yang beda, kamar mandinya sudah agak bersih,” katanya kepada Banten Raya, Minggu 14 September 2025.
BACA JUGA : Diduga Tidak Punya Izin, Mahasiswa Soroti Stockpile Batu Bara di Toyomerto
Ia menyampaikan, meskipun toiletnya kini sudah bersih tetapi airnya masih agak lambat.
“Padahal lagi antre mau wudhu tapi airnya habis, kurang tau karena apa. Semoga kedepannya bisa baik lagi fasilitasnya dapat diperbaiki dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kota Cilegon Rahmatullah mengungkapkan, Pemkot Cilegon telah merencanakan untuk dapat merenovasi Masjid Agung Cilegon secara bertahap.
Saat ini Pemkot Cilegon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon telah proses penghitungan anggaran untuk perbaikan Masjid Agung Cilegon.
BACA JUGA : Hanya Bertambah 2.728 Unit Per Tahun, Lebak Kekurangan 132 Ribu Rumah
“Akan kita lakukan pembenahan dan inventarisir aset agar manajemen pengelolaannya lebih baik lagi, kita lagi minta bantuan ke DPUPR untuk menghitung biaya renovasi ini berapa totalnya,” ungkapnya.
Dirinya berharap, tahun 2026 mendatang Pemkot Cilegon dapat merenovasi Masjid Agung Cilegon menjadi lebih baik dan dapat digunakan untuk kegiatan- kegiatan keagamaan.
“Mudah-mudahan tahun 2026 nanti dapat dianggarkan dari APBD bisa masuk untuk perbaikan Masjid Agung Cilegon,” harapnya.
Selain itu perihal fasilitas air yang kurang, ia menyampaikan, saat ini suplay air di Masjid Agung Cilegon untuk sementara waktu dari pihak Perumda Cilegon.
“Karena kas DKM kurang, kita sudah memohon Perumda Cilegon untuk sementara waktu ini untuk menyuplai air di Masjid Agung Cilegon,” pungkasnya. (***)
















