BANTENRAYA.COM – Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Provinsi Banten memasuki tahap akhir.
Panitia Seleksi (Pansel) dijadwalkan menggelar sesi presentasi makalah dan wawancara terhadap lima kandidat pada Kamis (5/6/2025) besok.
Kepala Sekretariat Pansel, EA Deni Hermawan, mengatakan, seluruh kandidat telah menyerahkan makalah gagasan yang akan diuji langsung oleh tim Pansel dalam sesi tertutup.
Baca Juga: Bakal Dihadiri Langsung Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Dindikbud Segera Luncurkan ULD
“Pansel akan melakukan penajaman terhadap isi makalah melalui sesi presentasi dan wawancara pada Kamis, 5 Juni 2025 besok,” kata Deni, Rabu (4/6/2025).
Menurutnya, proses seleksi ini diharapkan rampung dalam waktu cepat agar jabatan Sekda definitif bisa segera diisi. Posisi ini selama ini hanya diisi oleh pelaksana tugas (Plt) dan pelaksana harian (Plh).
“Sesuai dengan kesepakatan saat rapat, kita menginginkan proses yang cepat dan sesederhana mungkin, agar bisa selesai dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” ujarnya.
Baca Juga: Harumkan Nama Sekolah, Siswa SD Darunnajah 14 Ini Raih 7 Medali Taekwondo di Usia Tujuh Tahun
Deni menuturkan, setelah seluruh proses seleksi rampung, tiga nama terbaik akan disampaikan oleh Pansel kepada Gubernur Banten, untuk selanjutnya diusulkan kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, menyebut bahwa, dirinya terus memantau proses tahapan seleksi.
Ia mengatakan, prosesnya berjalan sesuai prosedur dan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada tim pansel.
Baca Juga: Kades Mander Diduga Tipu Pedagang Sapi, Ingkar Pelunasan Pembayaran 16 Ekor Sapi dari NTB
“Alhamdulillah tahapan-tahapan pemilihan Sekda telah berjalan. Salah satunya adalah pembuatan makalah dan wawancara dengan tim pansel. Nantinya akan ada tiga nama yang diajukan kepada Presiden melalui Mendagri,” kata Andra.
Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat enam nama kandidat yang diajukan. Akan tetapi, berdasarkan hasil rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN), menjadi hanya lima nama.
“Sebetulnya itu kita ada enam (kandidat), tapi yang satu tidak direkomendasikan oleh BKN, karena faktor usia. Jadi hanya lima,” jelasnya.
Baca Juga: Nonton Pump Up The Healthy Love Episode 11 Sub Indo Full Movie: Hyeon Joong Jauhi Mi Ran?
Andra menekankan pentingnya posisi Sekda dalam membantu kerja gubernur ke depan. Ia menyebut sosok ideal Sekda adalah yang berpengalaman luas di birokrasi dan memahami persoalan daerah.
“Kalau ditanya kriteria, Sekda adalah orang yang menguasai semua permasalahan di Banten. Punya pengalaman manajerial di OPD, baik itu di keuangan, perencanaan, dan sebagainya,” ujarnya.
Meski memiliki kewenangan mengusulkan nama, Andra menegaskan bahwa proses ini tidak ditentukan oleh keinginannya pribadi.
Baca Juga: SMP Negeri Bersiap Hadapi Pendaftaran Siswa Baru, Empat Jalur Masuk Disiapkan
“Ini bukan soal keinginan gubernur. Semua orang punya kesempatan yang sama. Gubernur hanyalah user. Pansel yang menilai dan memberi rekomendasi. Yang menentukan tetap Presiden,” tegasnya.
Andra menambahkan, setelah Sekda definitif dilantik, pihaknya akan langsung mengisi kekosongan jabatan OPD yang saat ini banyak diisi oleh Plt.
“Setelah proses selesai, Sekda harus segera bantu saya untuk menyiapkan dan mengisi jabatan-jabatan yang kosong itu,” katanya.
Baca Juga: Film Warkop DKI Kartun Nostalgia Komedi Satir Khas Dono Kasino Indro, Ada Samsul hingga Gehu
“Sehingga kekosongan itu dapat segera terisi,” pungkasnya. ***

















