BANTENRAYA.COM – Pemerintah Provinsi Banten menyatakan akan mengangkat 11.737 honorer yang ikut dalam seleksi PPPK gelombang pertama menjadi PPPK penuh waktu.
Pemprov Banten bahkan telah menyiapkan anggaran Rp218 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan dari Rp358 miliar dari APBD Provinsi Banten tahun 2025 untuk menggaji PPPK penuh waktu ini.
Meski demikian, masih ada 5.050 honorer sisanya yang hingga kini belum jelas. Lalu akan jadi apa mereka?
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Nana Supiana mengatakan, 5.050 honorer tersebut telah diberikan kesempatan untuk bisa mendaftar dan ikut dalam seleksi PPPK pada tahun 2024 ini juga.
“Itu kan dikasih kesempatan untuk daftar tahap kedua. Nanti ada seleksi tahap kedua,” katanya.
Seleksi gelombang 2 ini, kata Nana, akan dilakukan sampai dengan akhir Desember 2024 juga.
Baca Juga: IPSI Kota Tangerang Punya Pengurus Baru, Periode 2024-2028 Resmi Dilantik
Hanya saja, seleksi ini hanya bisa diikuti oleh honorer yang memenuhi persyarat.
Apakah honorer yang tersisa ini akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu atau PPPK paruh waktu? Nana tidak bisa memastikan hal itu.
Menurut Nana, persoalan kebijakan PPPK penuh waktu dan paruh waktu diformulasikan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Baca Juga: Lowongan Kerja PT Nipsea Paint and Chemical, Pendidikan SMA SMK Sederajat
Dia mengaku masih menunggu formulasi tersebut, apakah 5.050 honorer ini akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu atau PPPK paruh waktu atau status lainnya.
“Nah itu formulaisnya masih disiapkan oleh arahan dari pemerintah pusat dari Kemenpan. Kita masih nunggu formulasinya,” katanya.
Bahkan, Nana juga tidak bisa memastikan apakah ketika ada kuota dari seleksi gelombang 1 yang kemudian ada yang kosong apakah bisa diisi oleh yang ikut seleksi gelombang 2.
Baca Juga: Info Lowongan Kerja PT Karunia Permai Sentosa, Dibuka untuk S1 Semua Jurusan
“Itu kita nunggu kebijakan dari Menpan apakah formasi itu diisi ulang atau cukup sebagai bagian dari seleksi, ya,” ujar Nana. ***















