BANTENRAYA.COM – Jalan usaha tani atau JUT di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, rusak parah.
Imbas JUT rusak, akses transportasi kendaraan bermotor para petani pun terkendala.
Pantauan Banten Raya, jika musim hujan permukaan jalan mirip sawah, lantaran kondisinya rusak parah.
Para petani di Kelurahan Sawah Luhur mengeluhkan akses jalan menuju persawahan, karena sulit dilalui oleh sepeda motornya saat membawa hasil pertaniannya.
Salah seorang petani di Kelurahan Sawah Luhur, Bahrudin mengungkapkan, akses JUT sulit dilalui jika kondisinya sedang hujan atau pasca hujan.
“Kewalahan pak kalau lagi angkut-angkut hasil panen. Jatuh terus,” ucap Bahrudin, kepada Bantenraya.com, Minggu 15 Desember 2024.
Baca Juga: SMKN 6 Kota Serang Borong Juara di Festival Vokasi Satu Hati 2025 Regional Banten
Kata dia, kondisi JUT rusak sudah lama. “Kepengen kita diperbaiki, supaya akses pertanian warga lancar,” harap dia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan atau DKPPP Kota Serang, Sony August mengatakan, luas keseluruhan JUT di Kelurahan Sawah Luhur mencapai 12 kilometer atau km, namun yang baru dibangun 400 meter persegi.
“Itu pun kondisinya sekarang sudah rusak parah lagi,” ujar Sony, kepada Bantenraya.com.
Ia mengaku pihaknya telah mengusulkan agar JUT dibangun oleh Pemprov Banten atau pemerintah pusat.
“Inginnya begitu, dan kita pun sudah mengusulkan ke pusat, ke provinsi, dan mudah-mudahan ini bisa dibantu,” harap dia.
“Tapi kalau misalkan kita berbicara anggaran untuk sekarang belum ada. Untuk yang di Kota Serang,” imbuhnya.
Baca Juga: Tak Ditangani Pemerintah, Pemuda di Bojonegara Kabupaten Serang Gotong Royong Bersihkan Sampah
Ia menjelaskan, JUT Sawah Luhur memang milik aset Pemkot Serang, namun Pemprov Banten maupun pemerintah pusat bisa melakukan perbaikan.
“Nggak ada masalah. DAK dari pusat boleh, swadaya ke masyarakat pun dari Kementerian itu boleh. Banyak sumber sebenarnya,” jelas Sony.
Sony mengakui kondisi JUT makin parah membuat akses transportasi kendaraan para petani terkendala.
Baca Juga: Tak Ditangani Pemerintah, Pemuda di Bojonegara Kabupaten Serang Gotong Royong Bersihkan Sampah
“Jadi yang biasanya dulu itu susah untuk datangnya mobil ke sini.
Ini distribusi pupuk, distribusi bahan, kondisinya lebih sigap daripada harus dipanggul,” akunya. ***
















