BANTENRAYA.COM – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kota Cilegon diminta warga untuk tegas menangani laporan politik uang masa Pilkada.
Ratusan warga yang melakukan demonstrasi ke kantor Bawaslu Cilegon tersebut merupakan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Anti Money Politic.
Dalam pantauan di lapangan, ratusan warga melakukan demonstrasi dengan orasi dan membawa catatan terkait money politic pada kertas karton pada Jumat, 29 November 2024.
Korlap Aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Peduli Anti Money Politic Husein Saidan mengatakan, demonstrasi tersebut sebagai upaya masyarakat guna mendorong Bawaslu Kota Cilegon untuk mengusut tuntas adanya kecurigaan politik uang saat Pilkada.
“Bawaslu harus tegas untuk menindaklanjuti persoalan-persoalan adanya dugaan pelanggaran money politic yang sudah kita tangkap barang buktinya dan sudah kita laporkan juga,” kata Husein kepada wartawan.
Baca Juga: When The Phone Rings Episode 3 Sub Indo: Spoiler Lengkap dengan Link Nonton Bukan Bilibili dan LK21
Menurutnya, adanya temuan dugaan money politic saat Pilkada serentak 27 November 2024 kemarin Bawaslu Cilegon perlu menindaklanjuti hal tersebut sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
“Kita juga harapkan ini dapat bekerjasama dengan aparat terkait lainnya untuk menindaklanjuti temuan ini,” ucapnya.
Kata dia, money politic di Pilkada serentak di wilayah Kota Cilegon menjadi kejadian sangat besar dan masif.
“Mungkin ada satu adat yang menurut mereka baik tapi menurut aturan money politic itu tidak baik. Maka kita harus jaga untuk menunjukan pemimpin yang baik tidak seharusnya money politic dan melakukan hal-hal yang tidak baik,” katanya.
Husen menjelaskan, pelaporan money politic tersebut sudah lama dilaporkan ke Bawaslu Kota Cilegon sebelum masa pencoblosan Pilkada.
Baca Juga: Siswi SMP Negeri di Kota Serang Jadi Korban Perundungan, Videonya Viral dan Kasusnya Mandeg
“Kami tidak memersoalkan menang atau kalah, kami tidak memermasalahkan yang lain juga. Tapi kami memersoalkan di lapangan itu ada terjadi money politic. Kami sudah laporkan itu dari jauh-jauh hari sebelum pencoblosan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Cilegon Alam Arcy Ashari telah menerima dan melakukan audiensi bersama perwakilan Aliansi Masyarakat Peduli Anti Money Politic di kantor Bawaslu Kota Cilegon
Ia menyampaikan, pihaknya akan menelusuri dan menindaklanjuti terkait laporan dugaan money politic yang sudah masuk ke Bawaslu Kota Cilegon.
“Jika syarat pelaporannya itu terpenuhi, maka kami Bawaslu Kota Cilegon meyakini dan pasti memproses laporan-laporan itu akan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Selama proses berjalannya Pilkada, ia mengungkapkan, sudah ada 20 laporan yang masuk ke Bawaslu Cilegon terkait beberapa pelanggaran yang terjadi.
Baca Juga: Fatayat NU Gandeng PNM untuk Literasi Keuangan, Rp310 Miliar Pembiayaan Tersalurkan di Lebak
“20 laporan itu campur ya, bukan hanya money politic saja. Hari ini kami sudah menerima laporan dari masyarakat Kota Cilegon untuk menindaklanjuti laporan terkait adanya dugaan money politic yang terjadi,” ungkapnya.***















