BANTENRAYA.COM – Suryati, perempuan berusia 51 tahun, warga Kampung Sukadiri, Desa Pulau Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang tewas mengenaskan setelah terlibat kecelakaan bersama suaminya M Nafis Maulana yang berusia 55 tahun, di Jalan Raya Sawah Luhur, Lingkungan Ambreg, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada Sabtu, 16 November 2024.
Awalnya, Suryati yang dibonceng suaminya menggunakan sepeda motor Honda Beat berplat nomor A 3052 HY melaju dari arah Margaluyu menuju Pontang.
Setibanya di lokasi kejadian, motor yang dikendarai pasangan suami istri itu menghindari mobil yang terparkir di bahu jalan.
Disaat menghindari mobil tersebut, Suryati diduga kehilangan keseimbangan sehingga jatuh ke badan jalan.
Baca Juga: JPU Lakukan Banding Atas Vonis Ringan Kasus Suap Proyek Breakwater Cituis Tangerang
Pada saat bersamaan dari arah berlawanan sebuah mobil Mitsubishi Truck Dump berplat nomor A 9535 PA yang dikemudikan Musa asal Kota Serang melintas dengan kecepatan kencang tak bisa menghindari korban yang terjatuh.
Akibat dari kejadian tersebut Suryati terlindah ban belakang kanan truk hingga mengalami luka berat, dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Korban lalu dievakuasi ke RSUD dr Drajat Prawira Serang oleh anggota Satlantas Polresta Serang Kota.
Kanit Laka Polres Serang Kota, Ipda Dedi Yuanto membenarkan insiden kecelakaan yang menewaskan seorang Ibu Rumah Tangga asal Pulo Ampel tersebut.
Penumpang sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian.
“Untuk kejadiannya kemarin sekitar jam 11.30 WIB,” katanya saat di konfirmasi, Minggu, 17 November 2024.
Baca Juga: Pemprov Banten Tak Ingin Gegabah Soal Kebijakan Penghapusan Hutang UMKM
Dedi menjelaskan saat ini sopir truk telah diamankan di Mapolresta Serang Kota dan masih dalam pemeriksaan penyidik.
Sedangkan, korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka.
“Sedangkan kedua kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan lalu lintas tersebut setelah kejadian mendapatkan kerusakan, dibawa ke Uni Laka,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Dedi mengimbau untuk pengendara diharapkan agar bisa berhati-hati, mengingat kondisi saat ini untuk wilayah Kota Serang sering hujan mengakibatkan jalan basah dan licin, sehingga dapat berpotensi terjadinya kecelakaan.
Baca Juga: Khawatir Warga Malas Datang ke TPS, KPU Provinsi Banten Genjot Sosialisasi Pilkada
“Atas hal tersebut, kami menghimbau kepada pengendara bisa berhati-hati dalam berkendara,” himbaunya.
Dedi juga meminta agar mobil tidak parkir di bahu jalan, karena dapat membahayakan dan mengganggu mobilitas pengguna jalan lain, bahkan bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.
“Berhenti di tempat seharusnya, tidak parkir di bahu jalan,” tandasnya.***



















