BANTENRAYA.COM – Dewan Pimpinan Daerah atau DPD Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Kota Cilegon mengklaim pengurus dan kader solid jelang Pilkada 2024.
Bahkan, PKS tak segan memberikan teguran kepada pengurus maupun kader yang tak ambil bagian dalam proses pemenangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon yang diusung PKS.
Di mana, PKS berkoalisi dengan Partai NasDem mengusung Isro Mi’raj dan Nurrotul Uyun pada Pilkada Kota Cilegon 2024.
DPD PKS Kota Cilegon juga telah melakukan Rapat Konsolidasi Struktur dan Pengurus PKS Kota Cilegon di Istana Sari Galuh pada Minggu, 21 Juli 2024.
Baca Juga: Dilengkapi 25 Meja Billiard Berstandar Internasional, Golden Break Buka Cabang di Kota Serang
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Fraksi PKS pada DPR RI Jazuli Juwaini, Bakal Calon Walikota Isro Mi’raj, Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon Nurrotul Uyun.
Turut hadir Ketua DPD PKS Kota Cilegon Amal Irfanudin, Ketua DPD Partai NasDem Kota Cilegon Hawasi Syabrawi serta para elite PKS dan NasDem Kota Cilegon serta ratusan pengurus dan kader PKS Kota Cilegon.
Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan akan menindak pengurus dan kader PKS yang tidak memenangkan Isro-Uyun.
“Ditegaskan, seluruh kader, seluruh struktur PKS tidak boleh ada yang menyimpang di Cilegon ini, harus memilih pasangan Isro-Uyun,” kata Jazuli usai Rapat Konsolidasi DPD PKS Kota Cilegon.
Baca Juga: Gelar TOT Guraklih, PDI Perjuangan Panasi Mesin Politik Jelang Pilgub Banten dan Pilkada Kota Serang
Jazuli mengaku jika PKS akan tetap solid.
“Kalau struktur membelot, kita pecat. Saya akan jamin, kalau ada kader yang menjadi Tim Sukses selain Isro-Uyun, kita akan berikan punishment,” tandasnya.
Ketua Dewan Etik DPD PKS Kota Cilegon Abdul Ghoffar mengatakan, setelah Nurrotul Uyun diberikan Amanah untuk maju di Pilkada Kota Cilegon, PKS langsung bergerak.
“Saya diamanati oleh DPD PKS untuk membangun komunikasi dengan mitra yang potensial. Alhamdulillah sekarang Insha Allah kita akan berkoalisi dengan NasDem, secara syarat administratif sudah memenuhi,” kata Ghoffar.
Baca Juga: Kecewa dengan Koalisi Pilkada Kota Cilegon 2020, Jazuli Juwaini Ungkap Alasan Pasangkan Isro-Uyun
Mantan Ketua DPD PKS Kota Cilegon ini mengatakan, kemudian DPD PKS Kota Cilegon bergerak mengumpulkan pengurus dan kader hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Tim yang sudah dibentuk untuk dibuat konsep-konsep agar koalisi ini berjalan dengan baik. Nanti ada tim gabungan, tim koalisi antara NasDem dan PKS, serta tim Isro Mi’raj sendiri dan tim Bu Uyun sendiri, nanti kita gabung,” ujarnya.
Terkait dengan adanya isu pengurus dan kader yang membelot, kata Ghoffar, pihaknya akan memberikan teguran.
“Sikap kita jelas, kalau ada kader atau struktur PKS yang tidak mendukung Isro-Uyun akan diberikan sanksi sesuai AD-ART. Pertam akita berikan teguran, kemudian tertulis, kalau tidak menghiraukan bisa sampai dikeluarkan,” tegasnya.***















