BANTENRAYA.COM – Libur panjang sekolah hampir berakhir. Toko buku dan alat tulis di Pasar Badak Pandeglang diserbu para orang tua dan anak-anaknya yang hendak mengikuti tahun ajaran baru 2024/2025.
Salah satunya yang terjadi di toko alat tulis Dirgantara yang berada di Jalan Ahmad Yani no.5 Pasar Badak Pandeglang.
Terlihat puluhan orang tua bersama anak-anaknya menilik satu persatu alat tulis yang tersedia di toko tersebut.
Baca Juga: Semakin Masif, Ratusan Nelayan di Lebak Deklarasi Dukung Andra-Dimyati di Pilgub Banten 2024
Saat satu atau dua orang selesai berbelanja dan keluar dari toko, orang masuk dan melakukan aktifitas yang sama, yakni memilih barang kebutuhan sekolah.
Di toko itu juga, harga buku tulis dijual dengan harga yang bervariasi. Paling murah, konsumen perlu mengocek sekitar Rp 32 ribu per pack. Sementara, ada juga yang dijual dengan harga Rp 56 ribu.
Tergantung ketebalan halaman dan tentunya kualitas kertas yang ditawarkan. Hal serupa juga terjadi pada barang-barang lain.
Baca Juga: Dianggap Bikin Susah, Warga Empang Tolak Pemasangan e-Parking
“Penjualan meningkat hingga lebih dari 50 persen sampai 60 persen, baik penjualan pensil, bolpoin, buku tulis, penggaris, sampul, hingga buku gambar,” kata penjaga toko yang dijumpai, Mumun pada Kamis, 11 Juli 2024.
Di masa tahun ajaran baru seperti ini, Mumun memang biasa menyiapkan stok yang lebih banyak, tanpa menaikan harga.
Hal tersebut dilakukannya tentu untuk menambah pendapatan dari penjualan tanpa harus merugikan calon konsumen.
Baca Juga: Gak Punya Kerjaan, Lima Orang Pengangguran Bobol Toko Sparepart Motor di Pandeglang
Buku dan alat tulis yang dibeli juga rupanya kebanyakan secara grosir, karena harga lebih murah dibandingkan membeli dengan harga eceran.
“Alhamdulillah penjualan buku dan alat tulis meningkat, tapi sementara ini masih stabil seperti tahun lalu, meningkatdari hari-hari biasa, dan memang harga disini juga bisa dibilang lebih murah, puncak terlaris penjualan buku nanti biasanya akan terjadi di H-4 menjelang berangkat sekolah,” paparnya.
Toko Dirgantara sendiri memang merupakan salah satu toko alat tulis yang cukup terkenal dan memiliki pelanggan tetap dari dikalangan orang tua pelajar atau pelajar itu sendiri.
Baca Juga: Duetkan Isro dan Uyun, Nasdem Siap Lawan Gerbong Besar Gerinda dan Golkar
Hal tersebut membuat toko ini selalu ramai, terlebih di masa-masa penerimaan siswa baru.
“Mungkin juga karena memang lokasinya ya. Jadi gampang diliat orang,” tuturnya.
Salah seorang pembeli, Jiah mengaku bahwa memang sudah menjadi rutinitasnya berbelanja kebutuhan sekolah sejak sekitar lima tahun kebelakang.
Baca Juga: Upaya Pelestarian Sejarah, Pemkot Gelar FGD Kajian Tugu Peristiwa Geger Cilegon
“Sejak anak masuk sekolah aja sih a. Sekarang udah masuk kelas enam SD. Ya udah berapa tahun tuh, lima atau enam mungkin ya,” terangnya.
Toko Dirgantara sendiri, kata Jiah,menjadi tujuan keduanya untuk menemukan berbagai kebutuhan sekolah anaknya. Setelah sebelumnya ia mencari seragam, kemudian ia mencari kebutuhan lain berupa buku dan alat tulis lainnya.
“Sudah semua a, komplit. Tinggal pulang,” tandasnya.***

















