BANTENRAYA.COM – Pengamat politik Universitas Islam Negeri atau UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten atau UIN SMH Banten Syaeful Bahri memandang Helldy Agustian sebagai Bakal Calon Walikota petahana di Pilkada Kota Cilegon memiliki banyak opsi memilih pendamping.
Ada dua sosok politisi berpengalaman yang dinilai berpeluang disandingkan sebagai pasangan Helldy Agustian yakni Isro Mi’raj dan Nurrotul Uyun.
Syaeful Bahri menjelaskan alasan mengapa Isro Mi’raj dan Nurrotul Uyun berpeluang digendeng Helldy Agustian pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Cilegon 2024.
Mantan Ketua KPU Kota Cilegon ini mengatakan, dalam politik tidak ada hal yang tidak mungkin, termasuk kemungkinan Isro Mi’raj dan Nurrotul Uyun yang berpeluang digandeng Helldy Agustian.
Jika berbicara kemungkinan koalisi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS dan Gerindra pada Pilkada 2024.
Baca Juga: Disperindag Kota Cilegon Klaim Tak Ada Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram
Syaeful menyinggung soal koalisi PKS-Berkarya pada Pilkada Kota Cilegon 2020 lalu.
“Jadi kalau paketnya PKS-Gerindra bisa saja, walaupun orangnya di dalamnya ada incumbent. Jadi Gerindra Pak Helldy sebagai incumbent mengajak PKS untuk berkoalisi, Uyun kemudian yang diajukan ya besar kemungkinan,” kata Syaeful kepada awak media pada Senin, 10 Juni 2024.
“Bisa jadi PKS memunculkan Uyun karena sosok Sanuji Pentamarta sudah tidak klop dengan Helldy. Jadi berkemungkinan iya, karena yang diajukan bukan Sanuji, tapi Uyun,” terangnya.
Kata Syaeful, Nurrotul Uyun merupakan tokoh politik perempuan yang menduduki tahta tertinggi jabatan politik di Kota Cilegon yakni sebagai Wakil Ketua DPRD Cilegon.
“Jika komunikasi Uyun dan Helldy baik-baik saja, maka bisa (mungkin berpasangan). Mengingat Helldy juga pasti merasakan betapa kerja politik bersama mesin PKS itu efektif, kedua faktor itu menentukan,” ungap Sayeful.
Baca Juga: Masuk 5 Besar se Indonesia, Lemhanas RI Belajar ke Investasi ke Provinsi Banten
Kemunculan nama Nurrotul Uyun dalam kontestasi Pilkada Cilegon sebagai satu-satunya perepuan juga menjadi daya tarik tersendiri untuk digandeng Helldy Agustian.
“Satu-satunya kandidat Bakal Calon Walikota Cilegon yang perempuan hanya Uyun kan, kalau kalkulasinya mau mengambil suara pemilih perempuan yang signifikan berarti Uyun salah satu pilihan nah makanya tergantung masing-masing itu membacanya,” ucapnya.
Syaeful Bahri menyinggung Uyun yang telah menyandang gelar anggota DPRD Cilegon tiga periode juga membuktikan dirinya mempunyai grass root yang jelas.
Sama dengan Uyun, Syaeful juga menilai Isro Mi’raj mungkin saja digandeng Helldy Agustian.
Format tersebut bisa saja diambil Helldy sebagai kalkulasi memaksimalkan suara di Ciwandan-Citangkil.
Baca Juga: Cegah Siswa Titipan Orang Dalam, Inspektorat Kabupaten Serang Bakal Pelototi Pelaksanaan PPDB
“(Mungkinkan Helldy-Isro?) sanggat mungkin, pertama dengan kalkulasi jika Partai Golkar tidak bersama Isro, kalkulasi Helldy untuk menambah kemenangan di Ciwandan Citangkil yang pemilihnya signifikan,” kata Mantan Komisioner KPU Banten ini.
Syaeful mengatakan, Helldy dan Isro yang belakangan kerap memiliki momen-momen kebersamaan yang cukup banyak saat menghadiri sebuah acara.
“Kalaupun Isro hari ini beberapa momen akrab banget sama Helldy ya jangan-jangan Helldy meyakini dari semua calon yang muncul dan dianggap paling komunikatif dan ke depan bisa membantu memenangi Pilkada jika pasangannya Isro,” tuturnya.
“Karena Pak Isro sudah membentuk tim, beberapa masyarakat itu ada yang sudah pakai kaos pemenangan Isro,” ucapnya.
“Itu Contoh betapa Isro itu enggak main-main, dan Isro juga satu kandidat yang basis di Ciwandannya juga sudah terbukti, itu kemudian yang bisa jadi alasan kenapa Helldy bisa saja melirik Isro,” jelasnya.
Baca Juga: Disdukcapil Kabupaten Bandung Pelajari Aplikasi Serang Tatu
Menurut Syaeful, setiap tokoh yang mencalonkan diri di Pilkada Cilegon pasti menargetkan kemenangan dan tidak yang mencalonkan diri di Pilkada Cilegon menginginkan kekalahan.
“Karena semua yang nyalon ingin menang dan gak ada yang nyalon ingin kalah. Maka kata kuncinya, ketika berpasangan dengan siapapun saya harus menang,” cetusnya.
“Pasangan dengan A peluang menangnya berapa persen, dengan B peluangnya berapa persen bukan hanya dengan partai tapi sosok kandidat juga signifikan,” urainya.
“Pak Helldy selaku incumbent satu-satunya kandidat yang paling leluasa memilih siapa wakilnya, mau memilih siapapun dia sangat leluasa kan dan semua yang dipinang oleh Helldy pasti tidak banyak mikir lah,” pungkasnya.***

















