BANTENRAYA.COM – Memasuki acara puncak Seba Baduy 2024, masyarakat suku Baduy minta agar jangan rusak hutan dan gunung.
Permintaan masyarakat suku Baduy terkait harus melestarikan alam disampaikan kepada jajaran Pejabat Daerah dan Provinsi Banten.
Momen acara puncak Seba Baduy 2024 diabadikan di akun Instagram @bantenraya pada Sabtu, 18 Mei 2024.
Diketahui sebelumnya, bahwa acara Seba Baduy tahun ini seperti sebelum-sebelumnya, yakni diselenggarakan sejak pagi hari.
Masyarakat suku Baduy berbondong-bondong berjalan kaki dari Kecamatan Leuwidamar menuju wilayah Pemerintah Kabupaten Lebak.
Kemudian dilanjutkan berjalan kaki menuju wilayah Pemerintah Provinsi Banten untuk bertemu pejabat tinggi.
Baca Juga: Hadir di Serang Banten, Ria Ricis Sebut Oky Setiana Dewi Kakaknya Pembohong
Seba Baduy sendiri merupakan acara tahunan yang diselengagrakan oleh satu-satunya suku adat di Provinsi Banten sendiri.
Acara tersebut dimaksudkan sebagai rasa syukur dan tanda silaturahmi dengan Pejabat Daerah Lebak dan Provinsi Banten agar terus kuat.
Sebagai tanda terima kasihnya, mereka membawa hasil bumi untuk diserahkan kepada para pemerintah.
Baca Juga: 42 Pantai Terbuka di Anyer dan Cinangka Tak Berizin, Retribusi untuk Pemkab Serang Nol
Tahun ini acara puncak Seba Baduy diselenggarakan di Gedung Negara Provinsi Banten, pada Sabtu, 18 Mei 2024 malam.
Puncak Seba Baduy 2024 ditandai dengan penyerahan laksa dari masyarakat adat Kanekes kepada Bapak Gede, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar.
Seperti pada Seba Baduy sebelumnya, masyarakat adat Baduy meminta agar Pemerintah Provinsi Banten melestarikan alam dengan tidak merusak hutan dan gunung.
Baca Juga: Bupati Cantik Nahkodai Majlis Pembimbing Cabang Kwarcab Gerakan Pramuka Pandeglang
Acara puncak tahun ini juga terbilang cukup meriah, dan diketahui diikuti oleh sekitar 1.500 masyarakat suku Baduy.***

















