BANTENRAYA.COM – Sejumlah warga di Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, menggelar aksi tanam padi di Jalan Kabupaten yang rusak parah.
Mereka melakukan aksi karena jalan yang menjadi aktivitas utama warga tersebut tidak kunjung ada perbaikan dari Pemerintah Daerah (Pemda).
Diketahui, jalan tersebut merupakan jalan Kabupatennya yang menjadi penghubung dari tiga Desa antara lain, Desa Sukadaya, Sukarendah dan Desa Tambakbaya.
Baca Juga: 3 Pemain Andalan Timnas Indonesia yang Terancam Tercoret Jelang Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026
Massa Aksi, Rosidah mengatakan, aksi tanam padi disebabkan karena warga yang sudah tidak tahan dengan jalan yang bertahun-tahun rusak.
“Iya tandur (tanam padi), karena jalannya sudah tidak bisa dilalui sama motor, udah ancur banget ini,” kata dia kepada Bantenraya.com, Senin 13 Mei 2024.
Ia mengungkapkan, dampak dari jalan rusak sangat mengganggu kenyamanan saat warga melintasi jalan. Bahkan, tak sedikit pengendara yang terjatuh.
“Udah banyak yang jatuh juga, makanya ini jadiin lokasi tandur saja. Anak sekolah juga yang akan berangkat sepatunya tidak dipakai takut kotor,” ujarnya.
Rosidah berharap, jalan yang rusak bisa segera diperbaiki lantaran akses jalan ini merupaka akses utama warga.
“Harapan kita bisa segera diperbaiki, karena bukan disini saja tapi disana juga udah ancur banget. (Kerusakannya) udah lama, udah dari dulu. Ini udah 2024 kapan diperbaikinya ya,” pungkasnya.
Baca Juga: Tebar Pesona? Sandy Walsh Kirim Dukungan pada Como 1907 Usai Promosi ke Serie A
Sementara itu, pengguna jalan Suwardi menjelaskan, kerusakan jalan penghubung antar desa ini sudah lama dan pernah dilakukan perbaikan satu kali.
“Jalan ini penghubung diantara tiga desa ini, yakni Desa Sukadaya, Sukarendah dan Desa Tambakbaya. Yang paling parah sekitar 2 kiloan lah itu dari perbatasan Tambakbaya,” tuturnya.
Ia menambahkan, kerusakan jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, sudah berlangsung lama.
Baca Juga: TAMAT! Nonton Begins Youth Episode 9-12 Sub Indo: Jadwal Tayang, Link Resmi, dan Spoiler
Kini, kondisinya berlubang, berlumpur dan licin sehingga kerap membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Kalau musim kemarau masih bisa dilalui, tapi kalau musim hujan jalan licin dan sulit dilalui. Bahkan tak sedikit pengendara yang tergelincir saat melintasi jalan rusak ini,” tutupnya. ***

















