BANTENRAYA.COM – Sekretaris DPD Golkar Kota Cilegon yang juga Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Mi’raj dan Ketua DPC Gerindra Kota Cilegon yang juga Walikota Cilegon Helldy Agustian berebut rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB untuk Pilkada 2024.
Sebagai partai yang merepresentasikan suara Nahdlatul Ulama di Kota Cilegon, Isro Mi’raj dan Helldy Agustian melamar ke PKB meski hanya memiliki 1 kursi di DPRD Kota Cilegon pada Pileg 2024.
Untuk Isro Mi’raj sendiri, secara resmi sudah mengembalikan formulir ke PKB pada Minggu, 5 Mei 2024.
Sementara itu, Helldy Agustian dikabarkan sudah mengambil formulir dan tinggal mengembalikan.
Baca Juga: CATAT! KPU Kota Cilegon Resmi Umumkan Jadwal Penyerahan Bukti Dukungan Pasangan Calon Perseorangan
Ketua Desk Pilkada DPC PKB Kota Cilegon Ari Muhammad Nurhayat menyatakan, hanya ada dua orang yang mengambil formulir ke PKB.
Di mana, untuk Isro Mi’raj sudah mengembalikan dan tinggal menunggu dari Helldy Agustian mengembalikannya.
“Batasnya hari ini. Untuk Pak Isro sudah mengembalikan, tinggal Pak Helldy masih ditunggu,” ucapnya.
“Untuk sudah dikenal di Ketua DPRD Kota Cilegon saat ini, serta sebagai bakal calon, saya pikir tidak usah diragukan lagi. Tinggal bagaimana caranya PKB dengan berbagai keterbatasan mampu mendorong putra terbaik,” tuturnya.
Baca Juga: Tipu Jamaah Umroh Hingga Ratusan Juta, Warga Pontang Jadi Buruah Polda Banten
“Seluruh orang sudah mengenal sosok beliau. Tinggal nanti bagaimana PKB dengan keterbatasan mampu mendorong putra-putra terbaik,” ucapnya.
Ari menambahkan, tidak harus calon yang mengembalikan berkas dan formulir, namun perwakilan juga diperbolehkan.
“Tidak harus (Helldy datang sendiri ke PKB). Perwakilan juga bisa. Ini masih kami tunggu,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Cilegon Sanudin menyatakan, siapapun yang nantinya direkomendasikan adalah putra terbaik di Kota Cilegon.
Baca Juga: Warga Amankan Copet di Haul Syekh Nawawi Al Bantani
“Kami PKB ingin menyajikan yang terbaik dan ini yang kami bisa lakukan, silahkan nantinya masyarakat memilih,” ucapnya.
Isro Mi’raj yang hadir menyerahkan formulir menyatakan, dirinya sangat dekat karena merupakan bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama atau NU.
Bahkan ia besar juga di pesantren tradisional NU yang ada tempat tinggalnya di Kelurahan Kepuh, termasuk syarat yang disampaikan PKB mendapatkan dukungan 4 tokoh kiai NU sudah dilaksanakan.
“Saya katakan, Isro (menyebut dirinya) lahir dan tumbuh dari ke-NU-an. Ditempat saya itu ada kobong (pesantren tradisional khas NU) dan dulu saya disana. Identitas NU saya sampaikan melekat,” jelasnya.
Baca Juga: Komplotan Pelaku Curanmor di Markas TNI-AU Dibekuk
“Saya juga sudah mendapatkan syarat dari PKB mendapatkan dukungan dari 4 tokoh kiai NU sudah dilakukan,” pungkasnya.***


















