BANTENRAYA.COM – Gunung Anak Krakatau atau GAK di laut Selat Sunda atau yang terletak di Lampung Selatan mengalami gempa pada Kamis 18 April 2024, pukul 05.53 WIB.
Dikutip Bantenraya.com dari website magma.esdm.go.id, Gunung Anak Krakatau terpantau terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III.
Di dalam kawah utama Gunung Anak Krakatau teramati asap berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 10 sampai 25 meter dari puncak.
Baca Juga: Baru 742.896 Orang Kembali ke Jawa, Pemudik Masih Tunda Arus Balik Hingga Libur Sekolah Usai
Sedangkan, cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau berawan, angin lemah ke arah barat laut dengan suhu udara sekitar 27,4-28 derajat selsius serta ombak laut terpantau tenang.
Adapun hasil pengamatan kegempaan terjadi satu kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 18 milimiter dan lama gempa 5 detik.
Selain itu, gunung api yang berstatus level III siaga ini juga terjadi satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1 sampi 7 miemter dengan dominan 1 milimeter.
Pihak pemantau GAK memberi rekomendasi agar masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki tidak mendekati GAK atau beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif.***














