BANTENRAYA.COM – Sempat dikira mayat tanpa identitas yang ditemukan mengambang di Sungai Ciujung Kampung Palembangan, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Jumat 12 April 2024 lalu.
Fajril Fazrian (17) warga Desa Mandaya, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, yang dikabarkan meninggalkan rumah sejak 8 April 2024 lalu, justru ditemukan di Yogyakarta.
Kapolsek Carenang Iptu Saeful Sani membenarkan Fajril Fazrian yang dilaporkan hilang oleh keluarganya, telah ditemukan oleh pihak kepolisian pada Minggu (14/4/2024), kemarin.
“Korban ditemukan di tempat pencucian mobil di daerah Sleman, Yogyakarta,” katanya kepada awak media, Selasa 16 April 2024.
Saeful mengungkapkan diketemukannya Fajril Fazrian merupakan hasil kerja keras anggotanya, yang berusaha maksimal mencari keberadaan anak dari Marip (70) tersebut.
Baca Juga: 1 Wisatawan Jakarta Meninggal Dunia Akibat Terserat Ombak Saat Libur Lebaran
“Sesuai laporan pihak keluarga, korban pada Senin (8/4) sekitar pukul 16.00, pamit meninggalkan rumah dengan alasan akan membeli baju lebaran di Pasar Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang,” ungkapnya.
Saeful menjelaskan setelah menerima laporan itu, Polsek Carenang bergerak melakukan pencarian. Sejumlah rumah kerabat dan teman-teman korban didatangi namun Fajril tidak ditemukan.
“Kita berupaya semaksimal mungkin, mencari keberadaan Fajril,” jelasnya.
Setelah dilakukan secara manual tak membuahkan hasil, Saeful menerangkan pihaknya meminta bantuan tim Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), melakukan pelacakan. Hasilnya, Fajril Fazrian terdeteksi berada di wilayah Yogyakarta.
“Bekerjasama dengan Tim ITE, keberadaan korban Fajril berhasil diketahui yaitu berada di daerah Sleman,” terangnya.
Baca Juga: Sidak Sejumlah OPD, Irna Maklumi ASN yang Tak Ngantor Akibat Terjebak Macet saat Mudik
Saeful menambahkan setelah terlacak, pihaknya berangkat menuju Sleman, Yogyakarta pada Minggu (14/4/2024). Setelah dua hari pencarian, akhirnya Fajril ditemukan.
“Fazril ditemukan di Jalan Palangan Tentara No. 52, Link. Tegal Rejo, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman,” tambahnya.
Saeful menjelaskan sesuai produser penanganan laporan, korban terlebih dahulu dibawa ke Mapolres Serang sebelum dikembalikan kepada pihak keluarga. Diduga, Fajril nekat kabur dari rumah karena orangtuanya dianggap tidak adil terhadap anak-anaknya.
“Selain itu, Fajril maupun orangtuanya telah diberikan nasihat,” jelasnya.
Sementara ayah Fajril, Marip (70) mengaku sempat khawatir akan keselamatan anaknya itu. Apalagi, beberapa waktu lalu, terdapat temuan mayat mengambang di Sungai Cidanau.
Baca Juga: Setelah Lebaran, Harga Bawang Merah dan Tomat di Pasar Melambung
“Alhamdulillah, hati saya sekarang sudah tenang anak sudah ada di rumah. Saya hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada Kapolres dan Kapolsek yang sudah membantu menemukan anak saya,” tandasnya. (***)











