BANTENRAYA.COM – Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menyebut permasalahan sampah di Kabupaten Serang sudah dalam kondisi darurat karena sampai saat ini Pemkab Serang belum memiliki tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) sendiri. Untuk itu, Tatu mengajak warga untuk mengelola sampah dimulai dari rumah.
“Yang terpenting di Kabupaten Serang ini berkaitan dengan masalah sampah. Kondisi sampah di Kabupaten Serang boleh dikatakan dalam kondisi darurat karena kabupaten serang belum mempunyai TPST,” ujar Tatu saat memimpin upaca pembukaan TMMD ke-119 di lapangan Ponpes Shohibul Muslimin, Kecamatan Tunjung Teja, Selasa 20 Februari 2024.
Ia mengajak kepada masyarakat untuk bersama-sama dengan Pemkab Serang menyelesaikan permasalahan sampah ini dimulasi dari rumah dan tingkat RT.
“Kita akan kerja sama dengan TNI agar mindset atau cara berfikir masyarakat berubah. Permasalahan sampah ini tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab pemerintah,” katanya.
Tatu menjelaskan, masyarakat harus mulai memiliah sampah yang bernilai ekonomis dan untuk sampah yang sudah bisa dimanfaatkan akan diangkut oleh petugas kebersihan.
Baca Juga: Tema Makalah Lelang Jabatan Sekda Pemkab Serang Dirahasiakan, Ada Apa nih..Jadi Curiga
“Sering kali kami sampaikan penanganan sampah ini harus dimulai dari rumah, dimulai oleh masyarakat dalam skup kecil di tingkat RT dan RW,” paparnya.
Terkait dengan kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjung Teja tersebut, Tatu menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI yang sudah bekerja sama dengan Pemkab Serang dalam melakukan pembangunan di Kabupaten Serang.
“Kegiatan ini rutin, ada juga karya bakti selain TMMD. Kalau karya bakti mencari lokasi yang masih tertinggal dan terpencil serta belum terhubung seperti di Kecamatan Padarincang,” tuturnya.
Dandim 0602/Serang Letkol Inf Mulyo Junaidi mengatakan, kegiatan TMMD ke-119 dilaksanakan mulai tanggal 20 Februari sampai 20 Maret yang diisi dengan berbagai kegiatan baik fisik seperti pembukaan dan pembangunan jalan 507 meter, pembangunan jalan lingkungan, pembangunan jembatan, pembangunan rumah layak huni, pembangunan MCK komunal dan pembangunan fisik lainnya.
Baca Juga: Penjabat Walikota Serang Yedi Rahmat Siap Tarung dan Sikat Habis Bangunan Tempat Hiburan Malam
“Ada juga kegiatan penyuluhan kesehatan, penyuluhan hukum, penyuluhan pertanian dan pemberdayaan UMKM (usaha mikro kecil menengah),” ungkapnya.(***)
















