BANTENRAYA.COM – Aksi di PT Lotte Chemical yang digelar DPD Gerakan Mahasiswa Al Khairiyah berakhir denga ricuh pada Rabu 7 Februari 2024.
Dimana, ada belasan peserta aksi di PT Lotte Chemical dari Gerakan Mahasiswa Al Khairiyah mengalami luka-luka dan satu orang sampai sekarang masih dirawat di RS Krakatau Medika usai pingsan diduga jadi korban pemukulan.
Saksi mata Rismi yang juga peserta aksi di PT Lotte Chemical menjelaskan, awal adanya kerusuhan karena adanya provokasi dari oknum PT Lotte Chemcial yang memukul salah satu peserta demo.
Hal itu menyulut kemarahan sehingga peserta akse merangsek masuk.
Namun, pada akhirnya dihalangi oleh kepolisian dan bentrok antar peserta aksi dan polisi tidak terelakkan.
Belasan peserta aksi akhirnya mendapatkan sikap respesif. Bahkan, salah seorang peserta aksi Wildan sampai tersungkur dan pingsang diduga karena diinjak para oknum aparat kepolisian yang berjaga.
Tidak hanya itu, para peserta aksi juga mendapatkan semprotan dengan alat pemadam api ringan atau apar yang dilakukan aparat kepolisian.
“Awalnya kami berhasil masuk sampai pintu 4 persis dalam kantor Lotte,” kata Rismi, Kamis 8 Februari 2024.
“Setelahnya ada oknum yang awalnya mengambik gambar yang diketahui keluar dari kantor Lotte. Namun pada akhirnya melakukan pemukulan kepada salah satu kawan kami,” jelasnya.
Baca Juga: Motor Bukan Sekedar Isi Bensin, Tapi Beberapa Sparepart Ini Juga Harus Dirawat dan Diganti Loh
Tidak terima karena dipukul, akhirnya mengejar pelaku tersebut dan dihalangi petugas kepolisian.
Hal itu membuat peserta aksi marah, sehingga pada akhirnya bentrok dengan aprata kepolisian tidak terelakkan.
“Yah mukul dan dihajar tapi malah dihalangi polisi. Akhirnya bentrok terjadi, beberapa teman mendapatkan pukulan dan tendangan oleh aparat. Itu karena kondisinya sudah caos,” ujarnya.
Rismi menegaskan, untuk Wildan sendiri dirinya terjatuh karena aksinsaling dorong. Namun, apesnya malah diinjak-injak dan sampai disemproti Apar saat tergeletak.
“Yah itu jatuh dan diinjak-injak sampai pingsan. Sekarang di rumah sakit dan kayaknya pulang hari ini,” tegasnya.
Rismi menjelaskan, pihaknya bersama kawan-kawan di Al Kahairiyah tengah mengumpulkan semua bukti dan akan melakukan pelaporan resmu kepada pihak kepolisian atas tindakan penganiayaan yang dilakukan.
“Kamu akan lapor hari ini, semya bukti dikumpulkan,” pungkasnya. ***















