BANTENRAYA.COM – 125 calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon menjalani tes kesehatan.
Pemeriksaan calon anggota KPPS untuk Pemilu 2024 itu dilakukan di Aula Kecamatan Jombang, Selasa 12 Desember 2023.
Pelaksanaan tes kesehatan itu dilakukan sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi anggota KPPS Pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga: Pj Walikota Serang Ngaku Pemkot Tak Sanggup Bangun RTH, Berahap ‘Belas Kasih’ Pemprov Banten
Salah seorang calon anggota KPPS Pemilu 2024 asal Kelurahan Gedong Dalem, Iin Hanifah mengaku terbantu dengan tes kesehatan yang dipusatkan di Aula Kecamatan Jombang.
Hal berbeda terjadi dari yang sebelumnya saat ia menjadi Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).
“Kalau KPPS baru sekali, pas Pantarlih juga kan sama diminta tes, tapi pas Pantarlih tidak dikoordinir begini, masing-masing saja,” ujarnya.
Baca Juga: Mantap! 7 UMKM Asal Banten Binaan Rumah BUMN Serang Dilirik Presiden Jokowi
“Alhamdulillah ini sudah dikoordinir satu tempat, jadi kita tinggal ke Aula Kecamatan Jombang dan petugas kesehatannya datang ke sini,” katanya.
Hanya saja, kata Iin, kebanyakan warga keberatan dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp48.500 untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi anggota KPPS.
Meski begitu, menurutnya mengeluarkan biaya untuk pemeriksaan kesehatan dari kantong pribadi itu adalah hal yang wajar dilakukan bagi setiap orang yang ingin bekerja sebagai salah satu persyaratan.
“Cuma memang banyak masyarakat yang keberatan dengan cek kesehatan ini karena memang pakai uang pribadi dan ada materai juga,” ujarnya.
“Tapi mungkin bagi kebanyakan orang lainnya persyaratan begini ini sudah lumrah. Kita juga mau kerja ada persyaratannya, mengeluarkan duit pribadi juga, jadi wajar saja,” sambung Iin.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Jombang Yanti Aziz menerangkan tes kesehatan untuk calon anggota KPPS ini meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, tensi darah, tinggi badan, dan berat badan.
Ia menyampaikan, pemeriksaan kesehatan itu dilaksanakan di Aula Kecamatan Jombang sebagai upaya mempermudah calon anggota KPPS Pemilu 2024 agar tidak antre di Puskesmas.
“Rencananya kan di Puskesmas, tapi mengingat di Puskesmas kunjungan yang sakit juga banyak,” tuturnya.
“Akhirnya sepakat dengan pihak kecamatan mengadakan di Aula Kecamatan biar tidak antre dan tidak bertumpuk juga dengan pasien sakit,” kata Yanti.
Yanti menyebutkan, jumlah calon anggota KPPS Pemilu 2024 se Kecamatan Jombang yang melakukan pemeriksaan kesehatan itu ada sekitar 1.300 orang.
Oleh karena itu, untuk menghindari antrean panjangnya, pihaknya membagi dalam waktu yang berbeda selama tiga hari.
“Makanya dengan jumlah 1.300 an lebih dibagi tiga oleh Pak Camat di tiga hari Selasa, Rabu, Kamis. Jadi kita sudah bagi, sehari itu 400 an. Pemeriksaan mulai jam 08.00 WIB sampai jam 12.00 WIB siang,” ujarnya.
Terkait banyak warga yang keberatan soal biaya yang dikeluarkan secara mandiri untuk tes kesehatan tersebut, Yanti mengungkapkan hal tersebut sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda).
Baca Juga: Viral! Niat Menjelekkan Security dengan Sebuah Video, Namun Perekam Malah Dirujak Netizen
“Itu biaya berdasarkan Perda, nanti kita setorkan lagi ke Pemda. Kalau gak salah setiap kecamatan sama biayanya. Gak gratis,” pungkasnya.
Untuk diketahui, saat ini KPU Kota Cilegon tengah membuka pendaftaran calon anggota KPPS Pemilu 2024. Pendaftaran telah dibuka sejak 11-20 Desember melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) setia kelurahan.
Adapun jumlah anggota KPPS Pemilu yang dibutuhkan sebanyak 8.771 orang yang akan ditempatkan untuk 1.253 Tempat Pemungutan Suara (TPS). (mg-Maulana) ***



















