BANTENRAYA.COM – Harga cabai di pasar tradisional di Kabupaten Pandeglang semakin tinggi.
Seperti harga cabai rawit merah dan cabai keriting merah di Pasar Badak Kabupaten Pandeglang tembus Rp 100 per kilogram, dari sebelumnya harga cabai dijual Rp 80 ribu per kilogram.
Dengan harga tersebut, harga cabai kini mendekati harga daging sapi yang mencapai Rp 130 per kilogram,
“Iya, harga cabai naik. Naiknya kisaran Rp 20 ribu per kilogram,” kata Hj Haeraih, penjual sayuran ditemui di lapak dagangannya, Senin 11 Desember 2023.
Baca Juga: Pasang APK di Angkot Pandeglang, Peserta Pemilu 2024 Masih Ada yang Bandel
Dia menyebut, kenaikan harga cabai terjadi sejak satu pekan terakhir.
Kenaikan harga cabai disebabkan stok yang berkurang.
Sebab, banyak petani tidak panen cabai terdampak kekeringan.
“Cabai mah ada, tapi tidak banyak, cuman sedikit, kan lagi musim kemarau,” ujarnya.
Baca Juga: Avanza Tabrak Innova yang Parkir di Bahu Jalan Kabupaten Pandeglang, Begini Kondisi Pengemudinya
Ana, pedagang lainnya menuturkan, harga cabai rawit mengalami kenaikan, karena pasokan yang berkurang terdampak bencana kemarau panjang.
Akibat kenaikan itu, pembeli berkurang. Omset juga ikut berkurang.
“Harga cabai lagi naik. Ya, berkurang. Biasanya sehari habis lima kilogram, pas harganya naik, mau jual cabai dua kilogram saja susah,” ujarnya.
Kepala UPT Pasar Badak pada Diskoperindag UMKM Kabupaten Pandeglang, Asep Dede M Akip membenarkan, harga cabai tengah mengalami kenaikan. Kenaikan harga terjadi karena kebutuhan cabar di pasar berkurang.
Baca Juga: KPU Kota Cilegon Terancam Kekurangan Tenaga KPPS, Honornya Terlalu Kecil?
“Berdasarkan hasil laporan, terkait harga cabai rawit merah Rp 100 ribu per kilogram. Awalnya Rp 90 ribu, naik Rp 10 ribu. Mengenai kenaikan harga, mungkin menyesuaikan kondisi dengan belanja pedagang,” terangnya.
Meski harga cabai naik, kata Asep, hingga saat ini harga kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil.
Namun kemungkinan pada akhir tahun 2023 harga kebutuhan pokok akan kembali naik.
“Untuk harga kebutuhan pokok sementara ini masih standar. Gak tahu kalau diakhir tahun,” katanya. ***















