SERANG, BANTEN RAYA- Jalur tengkorak Jalan Raya Serang-Cilegon kembali memakan korban jiwa. Kali ini, pegawai Indomaret tewas terlindas truk di jalan tersebut, tepatnya di Kampung Giripada, Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Jumat (6/8/2021).
Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, peristiwa maut yang terjadi sekitar pukul 05.30 itu bermula saat korban Isnadiah (20), warga Lingkungan Priyayi Kebon Sawo, Kelurahan Mesjid Priyayi, Kecamatan Kasemen, Kota Serang berangkat dari rumahnya menuju tempat kerjanya menggunakan sepeda motor Honda Scoopy berplat nomor A 6843 DJ.
Korban yang berseragam pegawai Indomaret memacu kendaraannya dari arah Serang menuju Kota Cilegon. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga hendak menyalip kendaraan truk yang ada di depannya melalui jalur sebelah kiri.
Kondisi jalan yang sedikit berbelok, menyebabkan korban terjatuh dan mobil truk yang hendak disalipnya justru melindas kepala korban hingga pecah, dan perempuan tersebut tewas seketika. Namun truk yang melindasnya justru kabur meninggalkan korban tergeletak di jalan.
BACA JUGA: Jalur Tengkorak Jalan Raya Serang-Cilegon Kembali Memakan Korban Jiwa
Kecelakaan di jalur tengkorak tersebut selanjutnya oleh warga dilaporkan ke Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serang Kota. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara.
Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Irfan Abdul Gofar membenarkan adanya peristiwa kecelakaan di Jalan Raya Serang-Cilegon tersebut. Saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan, dan mencari truk yang melindas korban hingga meninggal dunia.
“Masih kita selidiki, dugaan awal ceroboh saat menyalip. Namun kita masih melakukan pengejaran terhadap identitas truk yang menabrak korban,” katanya kepada Banten Raya, Jumat (6/8).
Gofar menambahkan, dari keterangan dua orang saksi di lokasi kejadian, diperoleh informasi bahwa korban berusaha mendahului truk melalui jalur kiri, sehingga terjadi senggolan dan menyebabkan korban jatuh.
“Saksi security dan warga sekitar mengatakan kalau korban menyalip truk dan terjadi serempetan. Kemudian jatuh, dan mengalami luka berat di bagian kepalanya (pecah terlindas ban),” tambahnya.
Gofar mengungkapkan, kepolisian masih mencari identitas kendaraan yang menabrak korban. Hingga kini, pihaknya masih mencari petunjuk di lokasi kejadian. “Kendaraannya sejenis truk. Untuk nomor polisi, dan identitasnya belum diketahui. Sedangkan kendaraan korban sudah diamankan sebagai barang bukti,” ungkapnya.
Saksikan Podcast Meja Redaksi di Banten Raya Channel
Dalam peristiwa ini, Gofar meminta kepada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, dan jangan pernah menyalip kendaraan dari sebelah kiri karena rentan kecelakaan dan bisa berakibat fatal.
“Taat aturan, dan jangan terburu-buru dalam berkendara. Pelan, asal selamat sampai ke tujuan. Saya juga meminta kepada pengemudi truk yang menabrak korban segera menyerahkan diri,” pintanya. (darjat/rahmat)















