BANTENRAYA.COM – Gen Z atau masyarakat yang lahir pada periode tahun 1997 hingga 2012 identik dengan rasa idealismenya untuk menentukan pekerjaan.
Mereka yang tumbuh di era digitalisasi, memiliki pandangan karir yang bebeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
Owner BOB Fit Studio and Food Nurul Agustin mengatakan, Gen Z bisa mendapatkan penghasilan yang tinggi dengan catatan memiliki skill yang dibutuhkan oleh pasar tenaga kerja.
Berdasarkan pengalaman yang dilalui Nurul ketika hendak merekrut karyawan yang memiliki keahlian sebagai pelatih pilates dirinya cukup kesulitan untuk mencari tenaga kerja tersebut.
Baca Juga: HUT Kota Cilegon ke 26, Mahasiswa Kritik Kepemimpinan Robinsar – Fajar
“Saya akhirnya mendapatkan pelatih dan mereka merupakan usia terbilang Gen Z, dan yang perlu dimiliki hanya skill, setelah mereka lulus,” kata Nurul kepada Bantenraya.com, Minggu 27 April 2025.
Menurutnya, Gen Z juga memiliki kepribadian yang baik dalam menjalankan tugas dan bertanggung jawab penuh sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik.
“Saya melihat etos kerja mereka sangat luar biasa, meskipun masih muda namun terkait komitmen mereka sangat patuh,” ucapnya.
Sebagai owner, Nurul melihat skill menjadi pertimbangan yang paling besar untuk merekrut karyawan. Dan hal ini yang perlu didapatkan Gen Z setelah lulus sekolah.
Baca Juga: Bakti Sosial Aliansi BEM Banten Bersatu di Dua Desa di Kecamatan Cinangka, Ini yang Dilakukan
“Jadi pendidikan tetap berjalan namun, harus memiliki keahlian lain, yang belum banyak orang punya, seperti pelatih pilates misalnya, ini jadi peluang dengan penghasilan yang cukup tinggi,” tutur Nurul.
Sementara itu, Manajer Sales Neo Green Terrace Lucky Khosasi menyampaikan, pengalamannya sebagai sales selama lebih dari 10 tahun menilai Gen Z minim untuk nenjadi seorang sales.
Meski demikian, apabila Gen Z ingin mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi pada bidang penjualan, maka harus punya keterampilan lebih.
“Sekarang kan mudah dan banyak cara untuk belajar, kami juga butuh publikasi, pembuatan konten video flayer dan lain sebagainya, ini menjadi peluang Gen Z dengan pendapatan tinggi. Kalau tidak punya akan susah,” ujarnya.
Baca Juga: Robinsar Ungkap Masalah Pengangguran di Kota Cilegon yang Belum Terurai di Awal Pemerintahannya
Pekerjaan sebagai sales juga masih terbilang cukup baik untuk modal awal Gen Z menata karir masa depan.
“Karena untuk jadi sales ini syaratnya cukup mudah, jadi bisa dicoba dulu, modal pengetahuan sangat penting dimiliki,” tuturnya.
Sepanjang perjalanan karirnya malang melintang mulai dari sales otomotif hingga properti, Lucky terbilang cukup baik dengan mengantongi omzet hingga dua digit dalam sebulan.
“Potensi jadi sales juga bagus, karena punya jenjang karir yang jelas, sudah banyak contohnya yang jadi pimpinan, yang terpenting tunjukkan hasilnya,” kata Lucky.***



















