BANTENRAYA.COM – Murad di Preman Pensiun dikenal sebagai preman yang memiliki kemampuan bertarung yang sangat mumpuni.
Sepak terjang Murad sebagai petarung sudah sangat melegenda di Preman Pensiun, duetnya dengan almarhum Pipit membuatnya semakin tak terkalahkan.
Namun siapa sangka, Murad juga memiliki rasa segan dengan seseorang di Preman Pensiun bahkan sampai membuatnya gemetaran jika bertemu.
Baca Juga: Minta PPP Cilegon Menangi Pileg, Subadri Ushuluddin: Mudah-mudahan Layak Jual Semua
Dikutip Bantenraya dari berbgaai sumber, Murad bersama Pipit pernah dikeroyok oleh 20 orang sekaligus saat Jamal berusaha menyingkirkan Kang Mus dan anak buahnya di Preman Pensiun 2.
Namun siapa sangka, keduanya justru bisa keluar sebagai pemenang dan membuat mereka semua tak berdaya.
Di Preman Pensiun 5 dan 6 pun Murad kembali menunjukkan tajinya dengan mampu menghajar anak buah Bang Edi dan Remon dengan sangat mudah.
Baca Juga: Multatuli Run 2022 Diikuti Ribuan Peserta, Pelari Asal Baduy Juara Kategori Umum Lokal
Tak hanya lawan, sosok Murad juga sangat disegani oleh sesama anak buah Kang Mus karena selama ini tak memiliki sejarah kalah.
Bahkan di Preman Pensiun 2, Ujang pun tak mau harus sampai berhadapan dengan Murad meski harus berbuat curang.
“Nggak berani, dia mah bukan orang,” ujar Ujang saat diperintahkan Jamal untuk menyikat Murad.
Baca Juga: Tutorial Cara Melihat Pengeluaran Belanja di Shopee yang Viral di TikTok, Berawal dari Kekepoan Fuji
Murad seolah tak memiliki rasa takut pada siapapun, bersama Kang Mus saat ini memang Ia terlihat menjadi jinak.
Meski demikian, saat Kang Mus masih menjadi bawahan Kang Bahar Ia tetap berani menatap matanya.
Tepatnya terjadi pada Preman Pensiun 1 saat Kang Mus menampar Jamal karena ketahuan mencatut nama Kang Bahar.
Baca Juga: Mabes Polri Sebut Sulastri Irwan Bisa Diluluskan Jadi Polwan Meski Usianya Lewat 23 Tahun, Kok Bisa?
Saat itu Murad langsung maju namun langsung diperingatkan oleh Kang Mus dan juga ditahan oleh Pipit.
Kembali ke Preman Pensiun 2, akhirnya diperlihatkan siapa sosok yang paling disegani Murad.
Sosok itu tak lain adalah Kang Idris, sahabat Kang Bahar saat masih berada di kampung dan belum hijrah ke Kota Bandung.
Saat itu Murad dan Pipit yang sedang berada di markas pos jalanan bisnis Kang Mus yang sudah naik menggantikan Kang Bahar didatangi Kang Idris.
Keduanya nampak langsung menundukkan kepala dan menjawab pertanyaan yang dilontarkan Kang Idris.
Saat pria itu pergi, almarhum Pipit berkata kepada Murad jika dirinya merasa heran kenapa badannya gemetaran seperti ketakutan.
Baca Juga: GRATIS! Link Download Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar, dari Penyisihan Grup Hingga Final
“Kenapa ya kalau ketemu Kang Idris badan saya gemeteran, takut,” ujar Pipit.
Perkataan itupun dibalas oleh Murad yang ternyata merasakan hal yang sama.
“Sama saya juga,” jawab Murad.
Baca Juga: Kamar Nikita Mirzani di Rutan Serang Digeledah, Ada Apa?
Kang Idris sendiri di Preman pensiun diceritakan sebagai teman lama Kang Bahar, ia pernah mengamuk sambil membawa golok.
Saat itu tak ada yang bisa menghentikannya, semua lawannya keok hingga datang Kang Bahar dan mengalahkannya hingga pergelangan tangannya patah.
Sejak saat itulah, Kang Idris dan Kang Bahar menjadi sahabat. ***



















